Pensiunan PNS tewas terlindas truk pengangkut rokok di Pekalongan

Minggu, 27 September 2015 20:04 Reporter : Parwito
Pensiunan PNS tewas terlindas truk pengangkut rokok di Pekalongan Kecelakaan truk vs motor di Pekalongan. ©2015 Merdeka.com/Parwito

Merdeka.com - Nasib nahas menimpa Mupakir (60) warga Sijeruk, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah yang merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Korban terlindas truk ketika mengendarai sepeda motornya di jalur Kawasan Pantura Barat, tepatnya Jalan Raya Pacar Tirto, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Akibatnya, korban langsung meninggal dengan kondisi mengenaskan.

Kasatlantas Polres Pekalongan Kota AKP Dwi Nugraha saat dikonfirmasi merdeka.com mengungkapkan korban langsung meninggal di tempat karena kepalanya pecah saat terlindas truk pengangkut rokok dari Surabaya Jawa Timur. Sementara istrinya selamat dalam kecelakaan tersebut.

"Korban langsung meninggal di tempat, namun istrinya yang dibonceng hanya mengalami luka sobek pada dahi," ungkap AKP Dwi Nugraha kepada merdeka.com, Minggu (27/9).

Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang ada di TKP, Dwi Nugraha menceritakan korban yang saat itu mengendarai motor Honda Grand dengan pelat nomor H4103LD dan truk tersebut berjalan beriringan menuju arah barat.

"Arus yang cukup padat, membuat sopir diperkirakan tidak mengetahui ada pengendara di samping kirinya dan akhirnya tersenggol, pengendara jatuh di bawah roda truk, sedang pembonceng jatuh ke pinggir jalan," ceritanya.

Usai melindas korban, pengemudi truk tidak berhenti, langsung tancap gas menuju arah Barat atau ke arah Kabupaten Pemalang. "Sopir sempat melarikan diri, padahal menurut warga sekitar, sudah diperingatkan kalau baru melindas orang," tuturnya.

Mendapatkan laporan, Tim Satlantas Polres Pekalongan Kota langsung mengejar pelaku, setelah sebelumnya sudah berkoordinasi dengan Polres Pemalang. Setelah dilakukan pengejaran, dua jam kemudian sopir truk Tandum Hino bernopol W 8046 UR, akhirnya bisa dibekuk di Comal Pemalang, Jawa Tengah.

Kedua orang, sopir dan kernet truk yaitu Harun (39) dan Arif (25) warga Subang akhirnya langsung diamankan petugas Satlantas Polres Pekalongan Kota saat beristirahat di RM Utomo Comal. Kedua pelaku langsung diamankan petugas di Pos Polisi Comal.

"Tadi sempat dikejar, ternyata sopir ditangkap di RM Utomo. Sopir sempat mengelak, namun akhirnya mengakui perbuatannya," ucap Dwi Nugraha.

Bahkan salah satu sopir masih sempat membersihkan darah dan potongan tubuh korban yang menempel di dekat ban. Dicuci saat berada di rumah makan tersebut.

"Saat kami interogasi, mereka sebenarnya tahu karena sudah melindas orang, saat dikejar oleh pengendara motor dan mobil. Namun tetap menggeber truknya," terangnya.

Kini sopir truk tersebut, sudah diamankan, serta masih dalam pemeriksaan lebih lanjut.

Harun saat dimintai keterangan mengaku, dirinya tidak tahu telah melindas orang. "Yang tahu dari awal, sopir saya satunya (Arif). Saya baru tahu melindas saat berhenti di RM Utomo," ucapnya.

Arif juga mengakui bahwa dirinya juga telah mencuci ban truk untuk menghilangkan jejak dan barang bukti usai melindas dan melarikan diri. Saat ini kedua sopir dan kernet tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Pekalongan Kota, setelah sempat diamankan di Pos Lantas Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. [tyo]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini