Penjelasan Kapolda Lampung Soal Bentrok Warga dan PT H di Tulang Bawang

Minggu, 6 Maret 2022 12:02 Reporter : Ronald
Penjelasan Kapolda Lampung Soal Bentrok Warga dan PT H di Tulang Bawang ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Polda Lampung sedang menyelidiki dugaan bentrok antar petugas keamanan PT H dengan sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan masyarakat adat lima keturunan. Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno, berjanji akan menindak siapa pun yang bersalah.

"Soal dugaan bentrokan sedang ditangani petugas. Semua diproses secara profesional oleh petugas. Dan kita juga memantau perkembangan kasusnya. Siapa yang melakukan tindakan kriminal pasti ditindak," kata Hendro dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (6/3).

Kasus sengketa lahan itu sudah berjalan sejak tahun 1983. Bahkan sengketa lahan antara PT H dan masyarakat adat lima keturunan, sudah pernah diselesaikan lewat jalur hukum dengan diajukan gugatan oleh masyarakat adat lima keturunan ke PTUN Bandar Lampung nomor gugatan 39/G/2021 tanggal 24 Agustus 2021.

"Dan dari data yang kami terima bahwa tanggal 6 Desember 2021 telah diputus. Bahwa Gugatan Tidak Dapat Diterima atau putusan NO (Niet Onvantkelijkverklaard). Dan masyarakat lima keturunan itu tidak mengajukan banding," kata Hendro.

Selain mendalami penyelidikan, Hendro akan terus melakukan pemetaan kerawanan dan melakukan antisipasi sejak dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Termasuk yang terjadi di Tulang Bawang.

"Situasi kambtimbas di sana sampai dengan saat ini masih relatif kondusif. Namun, perlu diantisipasi terhadap aktivitas yang berpotensi menjadi gangguan kamtibmas apabila tidak dikelola dengan baik," imbuhnya.

"Aparat kepolisian harus hadir dengan cepat disetiap persoalan keamanan di masyarakat," tutup Hendro. [lia]

Baca juga:
Sidang Lanjutan: Ahli Tegaskan Sertifikat Bukti Kepemilikan Tanah yang Sah
Danpuspomad: Brigjen Junior Tumilaar Diduga Sengaja Tidak Taati Perintah Dinas
Fakta di Balik Penyegelan PAUD-TK Probolinggo, Anak-anak Terpaksa Belajar di Teras
Polisi: Tidak Ada Warga Desa Wadas Jadi Tersangka
Polisi Kembali ke Desa Wadas: Dampingi Tim BPN Lakukan Pengukuran Lahan
Mahfud MD Yakin Tidak Ada Warga Desa Wadas Diangkut dari Rumah

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kasus Sengketa
  3. Sengketa Lahan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini