Penjelasan Jubir Wapres Soal Teguran Ma'ruf Amin ke Khofifah

Selasa, 27 Juli 2021 15:12 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Penjelasan Jubir Wapres Soal Teguran Ma'ruf Amin ke Khofifah Juru bicara Wapres, Masduki Baidlowi. ©2019 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi meluruskan terkait beberapa kabar Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegur Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat koordinasi virtual Gubernur Jatim, para Bupati, Walikota dan Satgas Covid-19 se-Jatim, Rabu (21/7). Dia menilai pemberitaan dibeberapa media kurang proporsional.

"Sebagian media itu membangun narasi dan angle yang membenturkan Wapres dan Gubernur Khofifah secara personal dan melebihi kenyataan yang terjadi," kata Masduki dalam keterangan pers, Selasa (27/7).

Dia mengklaim kenyataannya Ma'ruf Amin tidak menegur secara khusus Khofifah. Saat melakukan koordinasi berlangsung baik-baik saja.

"Karena rapat koordinasi yang dilakukan wapres dengan sejumlah Gubernur pada dasarnya untuk mencari solusi terbaik dalam penanganan pandemi covid-19. Bahkan, banyak apresiasi yang diberikan wapres pada Gubernur Jatim,” bebernya.

Seperti diketahui, bahwa Wapres secara intensif melakukan koordinasi penanganan Covid-19 dengan beberapa gubernur, mulai Banten (14/7), Jatim (21/7), Jabar (22/7), dan Jateng (23/7). Penting dipahami, bahwa di setiap provinsi, Wapres menyampaikan monitor dan evaluasi atas beberapa aspek yang perlu diperbaiki, dipacu, dikoordinasikan, dan diintensifkan. Terutama terkait empat hal: (1) penerapan PPKM Darurat, (2) 3T (testing, tracing, dan treatment), (3) Vaksinasi, dan (4) distribusi Bansos, termasuk penyerapan anggaran dan koordinasi antar gubernur, bupati/walikota, dan TNI/Polri, serta pemerintah pusat .

Dengan demikian, bukan hanya Jatim yang disorot oleh Wapres, tapi semua provinsi. Tiap provinsi ada problematikanya sendiri-sendiri yang mendapat catatan Wapres. Atas evaluasi Wapres, para gubernur telah menyampaikan klarifikasi dan progress penanganan terkininya di lapangan. Terhadap kemajuan itu, Wapres memberi apresiasi, misalnya atas tingginya vaksinasi di Mojokerto Jatim.

Atas keluhan dan kekurangan fasilitas dan daya dukung di daerah, Wapres mengoordinasikan dengan para Menteri dan Pejabat Pusat terkait untuk memberi dukungan dari pusat, seperti Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, dan kepala BNPB. Misalnya terkair ketersediaan vaksin, pemenuhan kebutuhan oksigen, dan sebagainya. Penting dicatat, Wapres bukan hanya melakukan sorotan kritis, tapi juga memberi apresiasi dan motivasi pada capaian kemajuan di daerah. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini