Hot Issue

Penjelasan Ilmiah Seseorang Bisa Kecanduan Judi

Selasa, 27 September 2022 05:02 Reporter : Merdeka
Penjelasan Ilmiah Seseorang Bisa Kecanduan Judi Beredar Video Mirip Lukas Enembe Main Judi di Kasino. ©2022 Sosial Media

Merdeka.com - Nama Gubernur Papua Lukas Enembe tengah menjadi perbincangan hangat. Sebagai kepala daerah kaya akan sumber daya alam (SDA) namun, angka kemiskinan warganya masih tinggi, polah Lukas jadi sorotan.

Adalah ia diketahui selama ini gemar 'mampir' ke kasino saat pelesiran ke luar negeri.

Berangkat dari polah Lukas Enembe, sudah menjadi rahasia umum tidak sedikit seseorang menjadi kecanduan ketika berada di meja judi.

Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri menjelaskan, dalam ilmu psikologis dikenal tiga tipe seorang penjudi.

Yakni, Pertama, penjudi profesional. "Artinya, belanga nasi terisi dari uang hasil judi atau berjudi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," jelas Reza kepada merdeka.com, Senin (26/9).

Selanjutnya, tipe kedua ialah penjudi sosial.

"Artinya, sekedar mengisi waktu luang, jika tak berjudi maka bukan masalah baginya. Umumnya penjudi di level ini mengikuti lingkungan sekitar, apabila lingkungan berjudi, maka dia ikut berjudi," tuturnya.

Tipe ketiga, yakni penjudi bermasalah atau patologis. "Artinya, impulsif ekstrim atau tidak bisa menahan diri untuk berjudi, bahkan bisa berujung mencuri. Umumnya, penjudi di level ini mengklaim dirinya profesional, padahal dirinya masuk kategori pesakitan," terangnya.

"Dari kacamata keilmuan Barat, hanya tipe 3 yang dianggap bermasalah dan pelakunya perlu ditolong. Jangan-jangan, LE termasuk level 3. Sampai korupsi demi memperoleh modal untuk berjudi. Bermasalah, butuh pertolongan, khusus terkait perilaku judinya. Tapi terkait korupsinya, tetap pidana," ujarnya.

Reporter Magang: Syifa Annisa Yaniar

2 dari 4 halaman

Impulsif

penjelasan ilmiah seseorang bisa kecanduan judi

Reza menilai, Lukas Enembe masuk dalam tipe ketiga seorang penjudi. Yakni impulsif.

penjudi bermasalah (patologis). Impulsif ekstrim, tak bisa menahan diri, bisa sampai mencuri. Mengklaim profesional, padahal sakit," katanya.

Reza mengatakan, perilaku Lukas Enembe mungkin saja masuk ke dalam tipe 3. Pasalnya, hanya tipe 3 yang dianggap bermasalah karena telah melakukan tindak pidana dan perlu diberikan pertolongan.

"Dari kacamata keilmuan Barat, hanya tipe 3 yang dianggap bermasalah dan pelakunya perlu ditolong. Jangan-jangan, LE termasuk level 3. Sampai korupsi demi memperoleh modal untuk berjudi. Bermasalah, butuh pertolongan, khusus terkait perilaku judinya. Tapi terkait korupsinya, tetap pidana," ujarnya.

3 dari 4 halaman

Rehabilitasi

penjelasan ilmiah seseorang bisa kecanduan judi

Reza mengatakan rehabilitasi psikis tetap diperlukan guna mengobati obsesi dan impulsivitas atas perilaku judinya. Namun, proses hukum juga harus tetap berjalan karena seluruh perjudian adalah tindak pidana.

"Tipe 3 butuh rehabilitasi psikis. Untuk mengatasi obsesi dan impulsivitasnya. Tapi di Indonesia, semua judi adalah pidana," paparnya.

Reza menambahkan, lama atau tidaknya proses penyembuhan atas perilaku judi ini didasarkan pada kondisi setiap orang dalam menjalankan rangkaian rehabilitasi tersebut.

"Tergantung kondisi masing-masing orang. Semakin lama penanganannya tertunda, semakin negatif ramalan kesembuhannya," katanya.

4 dari 4 halaman

Foya-foya di Kasino

di kasino rev1

Malaysia, Manila dan Singapura jadi tiga negara yang pernah dihinggapi Lukas untuk berfoya-foya. Setidaknya, hal itu yang diungkap Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman.

"Terkait Lukas Enembe yang bermain judi diluar negeri, MAKI telah mendapat data dari teman di sekitarnya bahwa memang betul ada permainan judi di 3 negara Manila (Filipina), Singapura, dan Malaysia," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, kepada merdeka.com, Minggu (25/9).

Lokasi itu diantaranya, Solaire Resort & Casino Entertainment City, di Manila, Filipina; Casino Genting Highland, di Malaysia; dan Hotel Crockford Sentosa di Singapura.

Dari data yang didapat MAKI, Boyamin meyakini bahwa Lukas bisa dianggap dalam keadaan sehat. Karena perjalanan yang diikuti beberapa teman dan Lukas terlihat sehat bisa tergambar ketika di bandara Singapura dia terlihat sanggup berjalan cukup jauh.

"Memang trip perjalanan Pak Lukas mulai dari Desember 2021 sampai Agustus 2022 bahkan sampai ke Australia, Jerman dan juga Singapura, Malaysia yang diduga hendak bermain judi, di Manila juga jadi menurut saya cukup sehat," ucapnya. [rhm]

Baca juga:
Lukas Enembe Sakit Tapi Main Judi di Luar Negeri, Pengacara: Dia Refreshing
Soal Gratifikasi Rp1 M, Kubu Lukas Enembe: Itu Uang Pribadi Ambil dari Rumah Sendiri
KPK Pastikan Surat Panggilan Kedua Sudah Diterima Lukas Enembe
Cerita Meja Judi Gubernur Papua Lukas Enembe
Tiga Kasino Mewah di Asia yang Jadi Tempat Main Judi Lukas Enembe

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Hot Issue
  3. Lukas Enembe
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini