Penjahat jalanan di Pasupati diduga pernah tewaskan seorang ibu

Jumat, 7 Agustus 2015 19:50 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Penjahat jalanan di Pasupati diduga pernah tewaskan seorang ibu Penjahat di jembatan layang Pasupati. ©2015 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Polisi meringkus sekaligus lima pelaku penjahat jalanan sadis yang kerap beraksi di Kota Bandung, terutama di jembatan layang Pasupati. Bahkan TRU, ARM, CPI, FHM, dan AS tak jarang melukai korban jika target barang tidak diserahkan. Penyidikan polisi diketahui ke lima pelaku pernah menewaskan seorang ibu.

Aksi itu terjadi pada Jumat 31 Juli, dini hari, di Jalan Sunda Bandung di mana korban Siti Masitoh (55) meregang nyawa saat dibonceng oleh suaminya.

"Mereka terindikasi sebagai pelaku penjambretan di Jalan Sunda yang menyebabkan seorang ibu jatuh dan meninggal dunia karena menabrak trotoar," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol AR Yoyol di Mapolrestabes Bandung, Jumat (7/8).

Kepastian itu didapat setelah suami korban melihat kendaraan yang digunakan dan golok saat diacungkan memaksa mengambil tas korban.

"Golok dan pisau itu yang diacungkan oleh pelaku saat memepet korban," tuturnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, ke lima pelaku mengaku telah melakukan aksi penjambretan dan perampasan sepeda motor di 25 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda.

Satreskrim Polrestabes Bandung masih menginventarisir laporan polisi lain yang diduga dilakukan oleh para pelaku. Hal ini karena dari tangan pelaku didapati puluhan HP dan sepeda motor yang diduga kuat hasil kejahatan.

"Kami duga masih ada sekitar 20 korban lagi. Saat ini kami masih kembangkan mencari pelaku lain dan barang bukti lain yang telah dijual pelaku ke daerah Sukabumi dan Garut," jelasnya.

Ke lima pelaku yang dihadiahi timah panas di bagian kakinya dari polisi ini telah ditahan di Rutan Satreskrim Polrestabes Bandung. Mereka dijerat Pasal 365 KUHPidana mengenai pencurian dengan kekerasan, yang ancaman hukumannya maksimal hukuman mati. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Begal Motor
  2. Curanmor
  3. Bandung
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini