Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengikut Khilafatul Muslimin Capai 14.000 Orang, Dibaiat dan Diberi Tanda Pengenal

Pengikut Khilafatul Muslimin Capai 14.000 Orang, Dibaiat dan Diberi Tanda Pengenal Rilis kasus Abdul Qadir Hasan Baraja. ©2022 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Polisi mengungkap pengikut kelompok Khilafatul Muslimin mencapai 14 ribu orang. Belasan ribu pengikut Khilafatul Muslimin itu tersebar di sejumlah wilayah Indonesia sejak kelompok tersebut dibentuk Abdul Qadir Hasan Baraja di Lampung pada 1997 silam.

"Organisasi Khilafatul Muslimin memiliki pengikut atau jamaah yang dinamakan sebagai 'Warga Khilafatul Muslimin' dengan jumlah warga lebih dari 14.000 orang tersebar di wilayah Indonesia," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Hengki Hariyadi kepada wartawan, Kamis (16/6).

Hengki menjelaskan, warga yang ingin bergabung dengan Khilafatul Muslimin akan dibaiat atau diambil sumpah terlebih dahulu oleh Khalifah atau pimpinan di wilayah masing-masing. Selanjutnya warga yang mendaftar mendapatkan Nomor Induk Warga (NIW) dan Kartu Tanda Warga setelah dibaiat.

"Apabila sudah dibaiat baru dinyatakan resmi menjadi warga Khilafatul Muslimin dan kemudian akan diberikan Nomor Induk Warga (NIW) serta kartu tanda warga dari Khalifah atau Amir Daulah," ujar dia.

Asal Usul Khilafatul Muslimin

Polda Metro Jaya sudah mengamankan pimpinan Khilafatul Muslimin (KM) Abdul Qadir Hasan Baraja. Diketahui, dia juga terlibat dalam Negara Islam Indonesia (NII).

Dir Reskrimum Polda Metro Jaya Hengki Hariyadi mengungkapkan asal usul ormas Khilafatul Muslimin (KM). Khilafatul Muslimin didirikan Abdul Qadir Hasan Baraja pada saat sedang berada di dalam penjara.

"Khilafatul Muslimin adalah sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1997 oleh Abdul Qadir Hasan Baraja pada saat di penjara karena kasus NII dengan cara membuat maklumat dan menuliskannya kedalam secarik kertas," kata Hengki kepada wartawan, Kamis (16/6).

Salah satu alasan Abdul Baraja mendirikan Khilafatul Muslimin untuk meneruskan kekhalifaan nabi nomor 105.

"Abdul Qadir Hasan Baraja selaku pimpinan tertinggi organisasi (Amirul Mu'minin) menganggap dirinya sebagai penerus Kekhalifahan Nabi (Khalifah nomor 105) pascameninggalnya Rasulullah SWT," ujarnya.

Abdul Baraja telah dibantu oleh tiga orang yang tersebar di beberapa daerah untuk mendirikan Khilafatul Muslimin ini. Termasuk menyebarkan ajaran-ajaran khilafah di Indonesia.

"Secara hierarki, Abdul Qadir Hasan Baraja selaku Khalifah atau Amirul Mukminin dibantu oleh 3 Amir Daulah yang membawahi seluruh wilayah Nusantara meliputi Amir Daulah Wilayah Jawa, Amir Daulah Wilayah Sumatera (membawahi juga Kalimantan) dan Amir Daulah Wilayah Indonesia Timur," tutupnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Keluarga Tak Perlu Khawatir, Pemerintah Akan Badalhajikan Jemaah yang Wafat Sebelum Wukuf
Keluarga Tak Perlu Khawatir, Pemerintah Akan Badalhajikan Jemaah yang Wafat Sebelum Wukuf

Tanpa dipungut biaya, ini kriteria jemaah yang hajinya dibadalkan pemerintah.

Baca Selengkapnya
40 Kata-kata Keluarga Islami, Sederhana dan Penuh Makna
40 Kata-kata Keluarga Islami, Sederhana dan Penuh Makna

Kata-kata keluarga Islami memiliki peran penting dalam membentuk dan memperkuat fondasi nilai-nilai agama dalam keluarga.

Baca Selengkapnya
Daftar Hari Besar Islam yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Daftar Hari Besar Islam yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Hari besar Islam adalah momen-momen penting yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Keutamaan Sedekah dalam Islam, Umat Muslim Wajib Tahu
Keutamaan Sedekah dalam Islam, Umat Muslim Wajib Tahu

Sedekah merupakan salah satu perbuatan mulia yang memiliki tempat istimewa dalam ajaran Islam.

Baca Selengkapnya
Penyebab Siksa Kubur dalam Islam, Umat Muslim Wajib Tahu
Penyebab Siksa Kubur dalam Islam, Umat Muslim Wajib Tahu

Siksa kubur adalah hukuman atau siksaan yang dialami oleh jiwa seseorang setelah meninggal dunia, sebelum hari kiamat.

Baca Selengkapnya
Pemahaman Kebangsaan untuk Bentengi Diri dari Narasi Kebencian di 2024
Pemahaman Kebangsaan untuk Bentengi Diri dari Narasi Kebencian di 2024

Masyarakat memiliki ketahanan lebih terhadap narasi kebangkitan khilafah karena lebih percaya organisasi seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.

Baca Selengkapnya
Mengenal Kafalah, Begini Rukun, Syarat, dan Cara Pelaksanaannya
Mengenal Kafalah, Begini Rukun, Syarat, dan Cara Pelaksanaannya

Kafalah adalah upaya menyatukan tanggung jawab penjamin kepada orang yang dijamin dalam suatu perjanjian untuk menunaikan hak wajib.

Baca Selengkapnya
Dibatasi, Kuota Jemaah Haji Indonesia Ikut Murur saat Mabit di Muzdalifah Sudah Terisi 60 Persen
Dibatasi, Kuota Jemaah Haji Indonesia Ikut Murur saat Mabit di Muzdalifah Sudah Terisi 60 Persen

Pemerintah Saudi hanya memberika kuota sebanyak 55.000 jemaah haji Indonesia

Baca Selengkapnya
Mengenal Nyai Khoirani, Wakil Bupati Situbondo dan Nakhoda Muslimat NU
Mengenal Nyai Khoirani, Wakil Bupati Situbondo dan Nakhoda Muslimat NU

Ia bakal kembali mencalonkan diri sebagai Bacawabup Situbondo

Baca Selengkapnya