Pengetatan remisi untuk kasus narkoba ada pengecualian

Senin, 15 Juli 2013 23:43 Reporter : Putri Artika R
Pengetatan remisi untuk kasus narkoba ada pengecualian Penjara. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Hukum dan HAM tetap memberlakukan PP No. 99 Tahun 2012 terkait pengetatan remisi kepada narapidana korupsi, narkotik dan terorisme. Namun untuk narapidana kasus narkotik terdapat pengecualian.

Pengecualian pertama pada perbedaan napi kasus narkoba sebagai pengguna dan pengedar. "Untuk narkoba ada pengecualian. Akan kami sosialisasikan lagi," ujar Amir Syamsuddin di Jakarta, Senin (15/7).

Untuk pengedar, tentunya akan lebih ketat pemberian remisinya dibanding pengguna. Sebab, pengedar lebih berat delik hukumnya dibandingkan pengguna.

"Di dalam UU ini ancaman pidana terhadap pengguna, pemilik, pembawa, pengedar, produksi cukup berat. Pengguna sekalipun dengan pemilik pun beda-beda tipis," ujarnya.

Pengecualian yang lain yakni anak-anak yang terlibat kasus narkoba. Amir akan mengaturnya lebih spesifik di peraturan pelaksana menteri (Permen). Salah satunya pada anak-anak yang terlibat narkotik. Nantinya, pada napi anak yang terlibat kasus narkotik juga akan dimasukkan ke rehabilitasi.

"Mengenai anak-anak kita di penjara terkait narkotika padahal bukan bandar, akan dilengkapi dengan peraturan menteri. Khusus untuk anak-anak kita pengguna yang dihukum pasal-pasal pemilik, tentu akan dievaluasi satu per satu akan jadi instruksi peraturan menteri untuk dilaksanakan," ujarnya. [has]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kasus Narkoba
  3. Remisi Narapidana
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini