Pengemudi Taksi Online Ditemukan Tewas Penuh Luka di Ruko Sewaan

Senin, 12 Agustus 2019 09:03 Reporter : Erwin Yohanes
Pengemudi Taksi Online Ditemukan Tewas Penuh Luka di Ruko Sewaan

Merdeka.com - Seorang pria bernama Darwin Susanto (35), ditemukan tewas di ruko yang disewanya, Minggu (11/8) malam. Saat ditemukan, wajah pria yang berprofesi sebagai driver online tersebut penuh dengan luka.

Insiden itu terjadi tepatnya di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Jenazah Darwin ditemukan di dalam kamar dengan kondisi yang menyedihkan.

Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono membenarkan adanya temuan jenazah tersebut. Ia menduga, Darwin merupakan korban pembunuhan.

"Memang ada penemuan mayat di Mejayan. Diduga korban pembunuhan," katanya, Senin (12/8).

Dia menceritakan, korban ditemukan tewas oleh adik iparnya, Susilo, pada Minggu (11/8) malam. Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Dia mengatakan, saat berkunjung, saksi berupaya mengetuk pintu ruko namun tidak ada jawaban. Saat masuk, ia curiga lantaran ruko tidak dalam keadaan terkunci.

"Adiknya yang semalam berkunjung ke situ, magrib mengecek ke situ. Nggak tahu dapat kabar dari mana, mungkin nggak bisa dihubungi atau bagaimana, ternyata ditemukan dalam kondisi meninggal," katanya.

AKBP Ruruh menguraikan, saat dilakukan proses identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah luka di area wajahnya. Bahkan, akibat luka tersebut, cipratan darah terlihat berada di tembok sekitar tempat korban tidur.

"Pokoknya wajah, mulut dan kening korban (ada luka)," jelas Lulusan AKPOL 2000 ini.

Dia menjelaskan, pihaknya masih mendalami kasus ini. Termasuk siapa dalang pembunuhannya. Dia juga belum bisa memastikan apakah korban dibunuh dengan benda tajam atau benda tumpul.

Menurutnya, saat pihak Sat Reskrim Polres Madiun melakukan olah TKP di lokasi, tidak ditemukan benda-benda yang diduga menjadi alat membunuh.

"Tidak ada senjata tajam. Kita masih memastikan dengan visum di rumah sakit umum daerah dr Soedono Madiun lukanya disebabkan benda tajam atau karena benda tumpul," jelasnya.

Selain itu, kata dia, polisi juga masih mencari keberadaan istri korban yang bernama Heppy. Pasalnya saat ditemukan hingga saat ini, istri korban tidak ada di lokasi.

Sementara itu, dari keterangan sementara adik ipar korban yang bernama Susilo, diketahui korban dan istrinya sehari sebelum peristiwa nahas, Sabtu (10/8) sekitar pukul 20.00 WIB, masih terlihat berdua di ruko tersebut.

"Kami masih mencari tahu keberadaan istri korban," ujarnya. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Penemuan Mayat
  2. Taksi Online
  3. Surabaya
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini