Pengembangan Vaksin Merah Putih Mengutamakan Keamanan dan Keampuhan

Kamis, 19 November 2020 16:45 Reporter : Tim Merdeka
Pengembangan Vaksin Merah Putih Mengutamakan Keamanan dan Keampuhan dialog soal vaksin merah putih. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - Pengembangan vaksin Merah Putih bukan hanya untuk kemandirian dalam produksi vaksin Covid-19, tetapi juga soal kedaulatan nasional. Proses pembuatan vaksin juga dilakukan dengan cepat, namun tetap memperhatikan aspek keamanan dan keampuhannya.

"Vaksin Merah Putih akan memberikan kepada kita kedaulatan nasional. Pengembangan vaksin adalah proses yang kompleks. Saat ini kami menggunakan metode paling efisien dengan percepatan. Tidak melakukan satu per satu tapi paralel. Ini kunci melakukannya dengan cepat. Proses ini tidak yang dapat berdiri sendiri, semuanya harus berkolaborasi," kata Deputi Fundamental Research Eijkman Institute Prof. Herawati Sudoyo-Supolo, dalam Dialog Produktif dengan tema ‘Vaksin dan Pembangunan Kesehatan Indonesia’ di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (18/11).

Menurut Herawati, yang dilakukan Lembaga Eijkman bersama dengan industri adalah agar semuanya dapat memberikan vaksin yang serta aman dan manjur juga cepat.

"Sekarang ini, eranya biologi molekul. Era pandemi Covid-19 berbeda dengan era pandemi flu. Jadi bisa mendeteksi virus dengan pendekatan yang terbarukan, aman buat tenaga laboratorium dan memberikan data yang akurat kepada pemerintah," kata Herawati.

Dia melanjutkan, bahwa Lembaga Eijkman memiliki Biological Safety Laboratory Level 3–BSL3. Di mana dengan BSL3, para peneliti dan tenaga laboratorium dapat melakukan studi tentang virus Corona dengan aman. Fasilitas ini mutlak diperlukan untuk penelitian patogen berbahaya yang baru muncul. Eijkman menjadi laboratorium sejak Avian Flu sampai Covid-19.

Herawati menjelaskan bahwa dalam sejarahnya, Lembaga Eijkman bukanlah lembaga pembuatan vaksin tapi sebuah lembaga penelitian untuk penyakit tropik dunia.

"Mengalami sejarah cukup panjang dan banyak hasil penelitian yang dapat ditranslasikan untuk kesejahteraan umat manusia. Salah satunya adalah dalam penelitian dan pengembangan vaksin," tandasnya. [gil]

Baca juga:
Satgas Harap Bio Farma Kantongi Bibit Vaksin Merah Putih di 2021
Tunggu Persetujuan, 50 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer bisa Dikirim Sebelum Natal
Izin Darurat Vaksin Sinovac Diharapkan Keluar Akhir 2021
Wapres Sebut Tidak Seluruh Masyarakat Indonesia Nikmati Vaksin Covid-19 Secara Gratis
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Izin BPOM dan Fatwa MUI Harus Ada Sebelum Vaksinasi Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini