Pengakuan para tersangka pemerkosaan siswi SD di Semarang

Kamis, 2 Juni 2016 10:00 Reporter : Parwito
Pengakuan para tersangka pemerkosaan siswi SD di Semarang Pemerkosa siswi SD di semarang menangis diperiksa polisi. ©2016 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Enam dari delapan pelaku kasus pemerkosaan siswi SD di Penggaron, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, berhasil dibekuk. Saat ditanya Ketua Komisi Perlindungan anak Indonesia (KPAI) Arist Merdeka Sirait, tersangka mengaku menyesal bahkan sambil menangis.

"Saya menyesal. Saya minta ampun pak! Saya minta ampun! Saya menyesal dan minta ampun!" teriak salah satu tersangka sambil sesenggukan menangis di halaman Mapolresta Semarang, Jawa Tengah, Rabu (1/6).

Selain itu, tersangka mengaku jika mereka membayar uang antara Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu setiap kali menyetubuhi korban PL.

Uang sebesar antara Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu itu diberikan kepada tersangka NM yang menawari keenam tersangka.

"Saya ndak tahu kalau dia orang SD. Saya ndak tahu kalau itu anak kecil. Perempuannya marah-marah. Saya lakukan. Terus saya kasih uang. Saya tinggal pergi," ungkap salah seorang tersangka.

Arist pun balik bertanya kepada enam tersangka; "Menurut kalian itu salah nggak?"

"Salah pak," ungkap enam tersangka bersamaan [cob] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini