Pengacara tersangka: Kasus Pulomas tak ada pembunuhan berencana

Jumat, 6 Januari 2017 14:06 Reporter : Anisyah Al Faqir
Pengacara tersangka: Kasus Pulomas tak ada pembunuhan berencana Pra rekonstruksi perampokan Pulomas. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Tiga pelaku perampokan di Pulomas, Jakarta Timur, yakni Ridwan Sitorus alias Ius Pane, Erwin Situmorang dan Alfin Barius Sinaga mendapatkan bantuan hukum dari LBH Melati Putih. Kuasa hukum ketiga pelaku, Djarot Widodo mengatakan, ketiga pelaku mendapatkan bantuan hukum karena pihaknya menilai tuduhan polisi tentang pembunuhan berencana tidak terbukti.

"Saya akan bantu, kasus ini tidak ada pembunuhan berencana," kata Djarot Widodo di lokasi kejadian di Jalan Pulomas Utara No. 7A, Kayu Putih, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (6/1).

Djarot meyakini para pelaku tak berniat untuk melakukan pembunuhan. Mereka hanya ingin merampok harta benda korban di setiap aksinya. "Mereka (pelaku) juga tidak berpikir akan menimbulkan kehilangan nyawa," kata Djarot.

Djarot yang hadir dalam prarekonstruksi Ius Pane ini mengatakan tak melihat ada tanda-tanda niatan untuk melakukan pembunuhan. Pelaku hanya menyekap korban dan memilih rumah secara random.

"Pelaku melakukan aksi secara acak. Kebetulan rumah korban tidak dikunci," singkat Djarot.

Dalam peristiwa perampokan dan penyekapan ini ada 6 orang yang tewas, di antaranya Dodi dan kedua anaknya, Diona (16) dan Gemma (9), Amel yang merupakan teman anak korban, serta Yanto dan Tasro yang merupakan sopir keluarga. Sementara itu, Zanette Kalila (13) ditemukan masih hidup bersama Emi (41), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy (23). [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan Pulomas
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini