Pengacara mengaku belum bertemu Aman Abdurrahman sejak rusuh di Rutan Brimob

Jumat, 11 Mei 2018 11:29 Reporter : Lia Harahap
Pengacara mengaku belum bertemu Aman Abdurrahman sejak rusuh di Rutan Brimob Terdakwa kasus bom Thamrin 2016 Aman Abdurrahman. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Sidang tuntutan terhadap terdakwa kasus bom Thamrin, Aman Abdurrahman, batal digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Jaksa menyebut sidang ditunda karena masalah teknis.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anita mengungkap terdakwa tak bisa dihadirkan saat persidangan dihelat hari ini.

"Mohon maaf Yang Mulia, kamu tidak bisa menghadirkan terdakwa karena kendala teknis," kata Anita di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (11/5/2018).

Rupanya hal senada diungkap Pengacara Aman, Asludin Hatjani. Dia mengatakan sejak insiden rusuh di Rumah Tahanan Mako Brimob Depok, Selasa 8 Mei 2018, kliennya mendadak lost contact.

"Malam kejadian saya coba menghubungi Pak Aman, saya coba ke sana (Mako Brimob Depok) tapi tak bisa masuk, suasana masih disterilkan," kata Asludin kepada awak media.

Terkait penundaan sidang hari ini, pengacara membebaskan kebijakan perpanjangan penahanan terhadap kliennya kepada Tim JPU. Majelis Hakim mengingatkan bahwa masa tahanan terdakwa akan memasuki jatuh tempo pada pertengahan Juni 2018.

"Jadi itu (soal masa tahanan) kebijakan mereka, saya tidak bisa komentari," Aslidin menutup. [lia]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini