Pengacara Diego Michiels: Timnas Indonesia butuh bek kiri

Minggu, 11 November 2012 15:25 Reporter : Henny Rachma Sari
Pengacara Diego Michiels: Timnas Indonesia butuh bek kiri Diego Michiels. bola.net ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kuasa hukum Diego Michiels, Andi Windo akan mengajukan permohonan penangguhan terhadap kliennya, yang tersandung masalah tindak pidana penganiayaan.

"Kita sudah mengajukan penangguhan penahanan," kata Andi di Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (11/11).

Andi menjamin, Diego tidak akan mengulangi perbuatannya, tidak melarikan diri dan tidak menghilangkan barang bukti seperti prosedur yang sudah ada. Penangguhan penahanan tersebut juga merupakan upaya agar timnas Indonesia U-23, tetap mempunyai bek kiri.

"Mudah-mudahan dikabulkan, karena demi kepentingan bangsa dan negara. Karena kita juga membutuhkan bek kiri timnas. Kalau memang ini dikabulkan, mudah-mudahan Diego akan berangkat ke Malaysia," kata Andi.

Seperti diketahui, polisi telah menahan Diego dan lima orang temannya karena telah melakukan pengeroyokan terhadap Mef Paripurna, pengunjung kelab malam Domain Bar & Club, Senayan City, Jakarta Selatan, Kamis(8/11). Keenamnya dijerat dengan pasal 170 ayat 2 dan 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Kapolsek Metro Tanah Abang, Ajun Komisrais Besar Suyudi menegaskan tidak akan memberi perlakuan khusus pada yang bersangkutan. "Tidak ada perbedaan. Penahanan sama dengan yang lain," ujarnya.

Suyudi menambahkan proses hukum yang saat ini ditangani akan tetap berjalan, meskipun upaya perdamaian ditempuh oleh Diego. Terkait dengan upaya penangguhan penahanan yang kemungkinan akan ditempuh oleh PSSI, Suyudi menyerahkannya kepada penyidik. "Penyidik yang akan mempertimbangkan," katanya.

Berikut enam tersangka kasus pemukulan terhadap Mef Paripurna yang ditetapkan oleh polisi:

1. Diego Robbie Michiels, kelahiran Deventer, Belanda, 8 Agustus 1990, pemain bola naturalisasi timnas Indonesia.
2. Trikun, kelahiran Ternate, 13 November 1988.
3. Barney Patalala, kelahiran Ambon, 22 Februari 1985.
4. Devi Kailahu, kelahiran Ambon 3 Desember 1979.
5. Martinus Lambertusuas, kelahiran Ambon 18 April 1980.
6. Matheos Pieter Lilipory Als Anjas Lilipory, kelahiran Ambon 12 Mei 1983. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Penganiayaan Diego
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini