Penerima Suap Gatot Pujo Meninggal di Lapas Tanjung Gusta

Jumat, 31 Juli 2020 20:16 Reporter : Yan Muhardiansyah
Penerima Suap Gatot Pujo Meninggal di Lapas Tanjung Gusta KPK tahan Mustofawiyah. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Salah seorang narapidana perkara suap mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho, Mustofawiyah, meninggal dunia di Lapas Kelas I Medan di Tanjung Gusta, Jumat (31/7) pagi. Mantan anggota DPRD Sumut ini mengembuskan napas terakhir sebelum salat Idul Adha 1441 H

Humas Kantor Wilayah Hukum dan HAM Sumatera Utara, Josua Ginting mengonfirmasi kejadian itu. "Iya benar warga binaan atas nama Mustofawiyah meninggal dunia. Dia meninggal sebelum salat Idul Adha, sekitar jam 7.00 pagi," katanya saat dihubungi wartawan.

Josua memaparkan, kondisi kesehatan Mustofawiyah memang menurun beberapa hari terakhir. “Dia (Mustofawiyah) sempat juga dibawa ke rumah sakit," sebutnya.

Berdasarkan laporan yang diterima Josua, Mustofawiyah mengalami gejala darah tinggi. Namun dia tidak merinci lebih jauh kejadian pagi tadi. "Katanya sakit darah tinggi, sebentar dulu aku lagi sedang nyupir ini," tuturnya.

Mustofawiyah merupakan satu di antara puluhan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 yang terbelit kasus dugaan korupsi karena menerima suap dari Gubernur Gatot Pujo Nugroho.

Politikus Partai Demokrat ini terbukti melanggar Pasal 12 huruf b jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Dia dijatuhi hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 4 bulan kurungan, serta wajib membayar uang pengganti kerugian negara Rp480 juta. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini