Penembakan Laskar FPI, Polri akan Minta Barang Bukti yang Dipegang Komnas HAM

Kamis, 11 Februari 2021 15:53 Reporter : Bachtiarudin Alam
Penembakan Laskar FPI, Polri akan Minta Barang Bukti yang Dipegang Komnas HAM Kabiro Penmas Brigjen Rusdi Hartono. ©ANTARA/ HO-Polri

Merdeka.com - Mabes Polri telah mempelajari laporan hasil investigasi dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terhadap insiden kasus penembakan Laskar Front Pembela Islam (FPI) di KM 50 Tol Cikampek.

"Polri telah menerima hasil investigasi dari Komnas HAM dan sudah mempelajari seluruh isi dari hasil investigasi dari Komnas HAM tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat jumpa pers, Kamis (11/2).

Dari hasil tersebut, Rusdi mengatakan jika pihaknya telah menggarisbawahi adanya dua catatan terhadap insiden penembakan laskar FPI. Pertama kejadian penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang betugas. Kedua yakni permasalahan unlawful killing yang sebagaimana diketahui maknanya tidak ada kaitannya dengan pelanggaran HAM berat.

"Pertama adalah kejadian penyerangan terhadap anggota polri yang sedang betugas dan yang kedua permasalahan unlawful killing. Jadi yang diterima oleh Polri dalam hal ini adalah hasil investigasi dari Komnas HAM yang lebih kurang 60 halaman," jelasnya.

"Dan sesuatu yang menjadi lebih penting untuk Polri dapat menindaklanjuti dari permasalahan ini adalah barang bukti yang sampai saat ini masih dikuasai Komnas HAM," tambahnya.

Oleh sebab itu, Rusdi mengatakan jika pihaknya ke depan akan berkoordinasi dengan Komnas HAM untuk meminta barang bukti tersebut untuk ditindaklanjuti.

"Oleh karena itu tindak lanjut ke depan, Polri akan berkoordinasi dengan Komnas HAM untuk dapat meminta barang bukti untuk diberikan kepada Polri. Karena barang bukti ini menjadi suatu yang penting bagi Polri menindaklanjuti daripada hasil investigasi Komnas HAM," jelasnya. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. FPI
  3. Polri
  4. Komnas HAM
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini