Pencarian Korban Banjir di Lembata NTT Mengalami Banyak Kendala

Senin, 5 April 2021 16:35 Reporter : Ya'cob Billiocta
Pencarian Korban Banjir di Lembata NTT Mengalami Banyak Kendala Banjir di Lembata NTT. Antara

Merdeka.com - Proses pencarian para korban yang hilang dalam bencana banjir lahar hujan di Gunung Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) terkendala minimnya jumlah alat berat, Minggu (4/4). Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata Siprianus Meru menuturkan, banyak batu dan kayu yang hanyut terbawa banjir sehingga menyulitkan pencarian korban.

"Banyak bongkahan batu dan kayu gelondongan yang hanyut terbawah banjir menjadi kendala dalam mencari korban yang masih hilang," kata Siprianus Meru, Senin (4/4). Dikutip dari Antara.

Operasi pencarian terhadap para korban yang masih hilang dilakukan secara manual sehingga butuh waktu cukup lama, karena harus menyusuri daerah aliran banjir hingga ke tepi Pantai Lewoleba.

Menurut Siprianus Meru, masyarakat bersama aparat TNI/Polri dan tim BPBD maupun aparat pemerintah di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lembata terus melakukan pencarian terhadap para korban yang hilang.

Ia juga mengatakan, kondisi cuaca berupa hujan dan angin kencang yang terjadi di daerah itu menjadi kendala bagi tim pencari untuk melakukan pencarian terhadap para korban yang masih dilaporkan hilang itu.

"Korban yang hilang dalam peristiwa banjir lahar Gunung Ile Lewotolok masih banyak. Kami belum bisa pastikan karena tim kami masih melakukan pendataan di desa-desa yang terdampak bencana alam ini," kata Siprianus Meru.

Dia menambahkan, BPBD akan memberikan data perkembangan penanganan banjir lahar hujan Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata pada sore hari. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Banjir
  3. Banjir Bandang NTT
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini