Pencarian 2 Warga Tertimbun Gunungan Sampah di Serang Diperpanjang

Senin, 7 Januari 2019 13:14 Reporter : Dwi Prasetya
Pencarian 2 Warga Tertimbun Gunungan Sampah di Serang Diperpanjang Ilustrasi

Merdeka.com - Sudah tujuh hari proses pencarian dua korban longsor di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Kota Serang belum membuahkan hasil. Tim SAR kesulitan menggali tumpukan sampah karena rawan longsor kembali.

Dua korban yang belum ditemukan yakni Jemah (45) dan Ida (43) warga kampung Cikuak, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Saat kejadian, korban baru saja akan mengambil kambing dan membeli telur. Sementara korban Hujaemah akan mengantarkan gula dan kopi kepada Suryadi yang mukim di TPSA.

"Masih belum ditemukan tim terpadu setiap hari melaksanakan namun sampai hari ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan jasad korban longsor tersebut," kata Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi saat dikonfirmasi, Senin (7/1).

Dia menjelaskan, proses pencarian terkendala dengan tumpukan sampah yang mudah longsor. Sebab, lokasi terkuburnya dua korban berada di cekungan tumpukan sampah. "Kita doakan semoga jasad korban cepat ditemukan dan teridentifikasi sesuai dengan keluarga korban," katanya.

Kapolres mengatakan tujuh hari proses pencarian tim SAR belum berhasil ditemukan maka akan diperpanjang menjadi 10 hari. "SAR dilaksanakan 10 hari sesuai aturan dari BNPB berarti waktu tinggal 3 atau 4 hari," katanya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini