Penajam Paser Utara Kondusif, 3 Polda Kirim 600 Brimob ke Kaltim

Kamis, 17 Oktober 2019 13:31 Reporter : Saud Rosadi
Penajam Paser Utara Kondusif, 3 Polda Kirim 600 Brimob ke Kaltim kerusuhan di Penajam. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian memastikan stuasi kamtibmas di kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, sudah kondusif, pascademo berujung pembakaran, Rabu (16/11) siang kemarin. Aktivitas masyarakat pun kembali berjalan normal.

"Iya, Alhamdulillah sudah kondusif," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Ade Yaya Suryana, dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (17/10).

Ade menerangkan, Kapolda Kaltim Irjen Priyo Widyanto, bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjend TNI Subiyanto, saat ini masih berada di PPU.

"Untuk memastikan, mengendalikan, agar semuanya stabil. Tidak terjadi lagi konsentrasi massa. Yang terpenting saat ini, lanjut Ade, mengedepankan dialog bersama dengan seluruh tokoh masyarakat," ujar Ade.

"Terkait di pelabuhan, iya, sudah mulai ada aktivitas di sana. Tapi kan, fasilitas di sana, sebagian ada yang tidak bisa difungsikan. Tapi secara umum, semua berjalan normal, lancar. Kapal feri pun jam 12 malam tadi, sudah mulai aktivitas," tambah Ade.

Saat kejadian kemarin, lanjut Ade, 1 satuan setingkat kompi (SSK) dan 1 SSK Samapta, sudah dikerahkan ke Penajam. "Polair backup, dan monitor di perairan. Juga, mudah-mudahan dalam waktu dekat, perkuatan Brimob nusantara, bergabung di Penajam," terang Ade.

"Ada 6 SSK atau sekitar 600 personel Brimob dari Jawa Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Tentunya, ini jadi atensi bersama, bahwa Polri sangat berkeinginan situasi ini segera pulih, dan beri jaminan kepada masyarakat," jelas Ade.

Bicara kasus penganiayaan 2 pemuda, yang diduga jadi pemicu aksi massa berujung pembakaran rumah, Rabu (17/10) siang kemarin, Ade pun memberi penjelasan. "Kasus itu sudah ada 4 tersangka, dilakukan penahanan penyidik. Serahkan semua kepada kepolisian, bahwa ini sudah dilakukan secara profesional jangan lagi menduga-duga, yang faktanya ada. Fakta bahwa tersangka sudah diamankan, ada 4 orang," demikian Ade. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini