Pemuda Tewas Ditikam Mahasiswi di Wisma Topaz Makassar, Motif Diselidiki Polisi

Jumat, 5 Maret 2021 12:10 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Pemuda Tewas Ditikam Mahasiswi di Wisma Topaz Makassar, Motif Diselidiki Polisi Pembunuhan di wisma Makassar. ©2021 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Seorang berinisial AP (20), ditemukan tewas bersimbah darah di Wisma Topaz, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (5/3) sekitar pukul 05.00 WITA. Pemuda yang aktif di media sosial ini, tewas dalam kondisi bugil di tangan seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri cukup ternama di Makassar, berinisial AS (20).

Hanya beberapa jam setelah pembunuhan, pelaku AS diringkus anggota Reskrim Polsek Panakkukang. Dia ditemukan bersembunyi di salah satu kamar di lantai 1 Wisma Topaz.

pembunuhan di wisma makassar
©2021 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman mengatakan, korban masih hidup saat petugas tiba di lokasi kejadian. Namun dalam perjalanan saat dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara, korban meninggal dunia diperkirakan karena kehabisan darah akibat tusukan di sekujur tubuhnya.

"Kejadiannya pukul 05.00 WITA tadi di salah satu kamar di lantai 2 Wisma Topaz. Korban AP ditusuk oleh pelaku AS, seorang mahasiswi, dengan pisau dapur. Ada beberapa tusukan, rata-rata di bagian dada. Korban berusaha lari dengan turun ke lantai 1 tapi setiba di lantai 1, dia tumbang. Adapun pelaku AS, berusaha sembunyi dengan memasuki kamar lain di lantai 2 lalu turun di lantai 1 dan kita temukan di salah satu kamar di lantai 1," kata Iqbal di tengah situasi olah TKP bersama tim Kedokteran Forensik Biddokkes Polda Sulsel.

Kini, lanjutnya, pelaku sudah diamankan di Polsek Panakkukang, berikut barang bukti sebilah pisau dapur.

Ditanya soal motif penganiayaan berujung tewasnya laki-laki AP itu, Iqbal mengatakan, belum diketahui karena masih pendalaman. Termasuk detilnya kasus tersebut, apakah antara korban dan pelaku saling kenal atau menjalin hubungan, datang ke wisma itu berbarengan atau tidak.

"Motif dan lain-lainnya masih kami dalami. Masih pengumpulan bahan keterangan dan sementara pemeriksaan tiga orang saksi dari pihak wisma," tandasnya. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini