Pemprov Jateng diminta tingkatkan perhatian ke Ponpes

Selasa, 23 Oktober 2018 04:02 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Pemprov Jateng diminta tingkatkan perhatian ke Ponpes ganjar tepati janji ke KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Pemprov Jateng diminta untuk membuktikan janjinya dalam meningkatkan perhatian pada eksistensi pondok pesantren (ponpes) yang bertepatan dengan Hari Santri keempat pada 22 Oktober.

"Kami menagih janji kampanye Gubernur Jateng saat kampanye Pilgub yang menjadi perhatian pada pesantren sebagai kekuatan PPP di Jateng," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Jateng, Masrukan Syamsuri saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (22/10).

Adapun bukti tersebut harus direalisasikan dalam program bantuan dana bansos yang sudah menjadi program Pemprov Jateng, Ganjar Pranowo.

"Satu diantaranya memperbesar volume pencairan dana bansos, sehingga dapat bantuan operasional dari Pemerintah Provinsi," ungkapnya.

Lebih lanjut bahwa selama ini para santri mampu menunjukkan jiwa yang mandiri dan tidak pernah bergantung pada pemerintah. Maka dari itu sebagai parpol yang memiliki kader dari kalangan santri, mempunyai peran besar dalam memerdekakan bangsa Indonesia.

"KH Hasyim Asy'ari saat pimpin NU pernah gelorakan resolusi jihad. Tujuannya berjuang mengusir penjajah. Saat ini juga santri-santri bisa tunjukkan kemandirian yang mutlak. Pemerintah semestinya meningkatkan apresiasi pada para santrinya," jelasnya.

Secara umum, Masrukan mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang ingin membangun 1.000 pusat pelatihan pesantren.

"Semoga program 1.000 pusat pelatihan santri ini benar diwujudkan oleh Presiden. Ini bukti supaya generasi muda semakin bangga menjadi santri," tutup Masrukan. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini