Pemkot Solo Larang Kembang Api dan Petasan Saat Malam Tahun Baru

Jumat, 28 Desember 2018 04:31 Reporter : Arie Sunaryo
Pemkot Solo Larang Kembang Api dan Petasan Saat Malam Tahun Baru ritual eating flowers di china. ©2018 AFP PHOTO/Johannes EISELE

Merdeka.com - Seperti tahun lalu, malam pergantian tahun di Kota Solo 31 Desember mendatang tanpa petasan dan kembang api. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tak memperbolehkan hingar bingar kembang api dan petasan menghiasi udara Kota Bengawan. Sebagai gantinya Pemkot menyiapkan parade gamelan di sepanjang jalan protokol dan Slamet Riyadi.

"Parade gamelan nanti akan kita gelar di area Car Free Night (CFN) di Jalan Slamet Riyadi. Jadi nanti tidak ada kembang api atau petasan, kalau masih ada masyarakat yang menyalakan kembang api atau petasan, berarti mereka bukan orang Solo," ujar Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Kamis (27/12).

Rudy, sapaan akrab wali kota mengatakan, Pemkot Solo sudah membuat surat edaran mengenai hal tersebut. Namun dia mengaku tak dapat mendeteksi semua masyarakat yang berada di Solo saat malam pergantian tahun.

"Malam tahun baru itu kan banyak sekali orangnya. Kami tidak bisa mengontrol 100 persen. Apakah ada masyarakat tak akan menyalakan petasan atau kembang api. Yang jelas kita upayakan seminimal mungkin hal itu dibunyikan," ujarnya.

dia menilai, malam tahun baru tak perlu dirayakan dengan kembang api atau petasan, sebab petasan identik dengan sesuatu yang mengagetkan.

"Perayaan dengan pemukulan gamelan lebih sesuai dengan ciri khas masyarakat Solo yang adem ayem.
Saya mengimbau masyarakat khususnya warga Kota Solo bisa mendukung kebijakan tersebut," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Jebres Kompol Juliana menambahkan, pihaknya juga melarang konvoi sepeda motor, apalagi yang menggunakan knalpot berisik (bronx). Dia mengaku, sudah mengimbau masyarakat untuk tidak membunyikan klakson serta knalpot yang berisik. Pihaknya akan menindak tegas jika masih ada masyarakat yang melanggar.

"Kalau ada yang melanggar tetap kita tindak tegas. Kami imbau masyarakat yang akan bepergian menggunakan sepeda motor untuk melengkapi surat-surat kendaraannya. Selama malam tahun baru masyarakat dilarang membunyikan petasan atau kembang api yang bisa Melek," tandasnya.

Menurut Juliana, larangan tersebut dimaksudkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Apalagi pesta perayaan malam tahun baru dipusatkan tengah kota sepanjang Jalan Slamet Riyadi hingga depan Balai Kota Solo.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sutarja menyampaikan, surat edaran wali kota tentang larangan membunyikan petasan sudah dikeluarkan ke pihak kelurahan, petugas Linmas dan masyarakat.

"Kami sudah mengundang para pemilik toko petasan yang ada di Solo untuk diberikan sosialiasisasi. Mereka kita pahamkan persoalan itu," kata Sutarja. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini