Pemkot Bogor Usulkan Penggunaan Laboratorium IPB untuk Tes Swab Covid-19

Selasa, 31 Maret 2020 11:57 Reporter : Rasyid Ali
Pemkot Bogor Usulkan Penggunaan Laboratorium IPB untuk Tes Swab Covid-19 Wawali Kota Bogor Dedie A Rachim. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menduga, keterlambatan hasil test swab, membuat penyebaran corona di Kota Bogor tidak sepenuhnya bisa dikendalikan. Dia mengusulkan untuk pemanfaatan laboratorium Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk tes swab Covid-19.

"Kami usulkan untuk memanfaatkan laboratorium IPB, tapi harus menunggu rekomendasi dari Menteri Kesehatan," kata Dedie kepada wartawan, Selasa (31/3).

Dia mengungkap, dari 331 Virus Transport Media (VTM) yang berisi swab dari cairan tenggorokan warga Kota Bogor, baru 54 yang hasilnya diketahui.

"Yang belum ada hasilnya mencapai 200-an. Itu di Litbangkes Kementerian Kesehatan dan Labkesda Jawa Barat. Kota Bogor punya Labkesda, tapi tidak punya alat penguji VTM," lanjut Dedie.

Keterlambatan, kata dia, kemungkinan disebabkan terdapat antrean panjang di laboratorium milik Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, keterlambatan ini membuat seseorang yang mengikuti swab, tidak segera dapat kepastian hasilnya negatif atau positif dari Covid-19.

"Atau menimbulkan keraguan pihak keluarga, kerabat maksimalkan social distancing dan menambah risiko penyebaran yang lebih massif," kata dia.

Hingga Senin (30/3), terdapat 11 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia di Kota Bogor. Namun Pemkot Bogor masih menunggu hasil laboratorium dari Litbangkes Kementerian Kesehatan. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini