Pemkot Bekasi Ajukan Dana Kompensasi Bau Sampah dan Kemitraan Rp718 Miliar ke DKI

Kamis, 19 September 2019 17:12 Reporter : Adi Nugroho
Pemkot Bekasi Ajukan Dana Kompensasi Bau Sampah dan Kemitraan Rp718 Miliar ke DKI Truk sampah DKI Jakarta terlantar. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mengajukan dana hibah ke DKI Jakarta sebesar Rp718 miliar pada tahun 2020. Dana yang diusulkan terbagi menjadi dua jenis yaitu kompensasi bau sampah Bantargebang Rp367 miliar, dan dana kemitraan Rp351 miliar.

Kepala Bappeda Kota Bekasi Dinar Faizal Badar mengatakan, usulan telah dikirim ke Pemprov DKI Jakarta melalui bagian kerja sama (KSI) pemerintah daerah. Namun instansinya belum mengetahui nilai yang disetujui.

"Belum ada informasi berapa nilai dana hibah yang akan disetujui," kata Dinar di Bekasi, Kamis (19/9).

Dinar mengatakan, usulan dalam bentuk kompensasi bau sampah Bantargebang untuk kebutuhan uang bau dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi 18 ribu keluarga terdampak. Nilainya Rp900 ribu yang diberikan setiap tiga bulan sekali.

Selain itu, ada hibah kompensasi untuk kepentingan pembangunan infrastruktur di wilayah Bantargebang, masalah kesehatan, dan lainnya. Nilai yang diusulkan ini sesuai dengan jumlah tonase sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang yaitu 7.000 ton setiap hari.

"Kalau dana kemitraan untuk pembangunan infrastruktur di luar Bantargebang, tapi masih ada hubungannya dengan DKI Jakarta," kata dia.

Ia menyebut ada sekitar 21 kegiatan yang diusulkan, paling banyak untuk pembangunan jalan. Tetapi informasi yang didapatkan merdeka.com, DKI akan mengalokasikan hibah ke Kota Bekasi Rp406 miliar, menurun dari tahun ini Rp750 miliar.

"Belum dapat memberikan tanggapan, karena kami belum menerima informasi resmi," ujar Dinar. [cob]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini