Pemkab Karawang siapkan 20 ambulans dan helikopter evakuasi korban Lion Air

Senin, 29 Oktober 2018 14:48 Reporter : Bram Salam
Pemkab Karawang siapkan 20 ambulans dan helikopter evakuasi korban Lion Air Pemkab Karawang siapkan ambulans dan helikopter. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Upaya pencarian penumpang Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang terus dilakukan tim Basarnas di perairan Tanjung Karawang. Saat ini, baru puing diduga kuat milik Lion Air.

Untuk mempercepat proses evakuasi di lokasi bila korban ditemukan, Bupati Karawang Cellica Nurachadiana sudah menyiagakan ambulans.

"Kita sudah mengerahkan 15-20 ambulans di wilayah utara Karawang untuk membantu evakuasi," katanya, saat meninjau pesisir pantai Desa Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya, Karawang.

Selain menyiapkan puluhan mobil ambulans, Pemkab Karawang juga menyiapkan perlengkapan lainnya seperti ratusan kantong jenazah dan lain-lain.

Begitu juga dengan rumah sakit rujukan, Cellica menyatakan kalau rumah sakit di Karawang siap menampung korban pesawat jatuh tersebut.

"RSUD Karawang beserta sejumlah rumah sakit swasta, siap menampung korban pesawat yang jatuh," kata dia.

Sementara itu, sejumlah nelayan dan warga pesisir pantai Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jabar, sempat mendengar suara ledakan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang, Senin.

"Suaranya seperti menggelegar sekitar pukul 6.30 WIB, dikiranya suara petir," kata Warta, salah seorang warga Pakisjaya, Karawang.

Ia mengatakan, warga dan nelayan tidak menyangka kalau suara itu suara ledakan pesawat. Karena suaranya menggelegar seperti petir.

Saat ini petugas gabungan masih melakukan pencarian titik lokasi jatuhnya pesawat.

Dugaan awal, sesuai dengan informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan lokasi jatuhnya pesawat terjadi di Desa Muara Bungin, perbatasan Karawang-Bekasi.

Tim SAR bersiaga di lokasi

Tim gabungan Badan SAR Nasional yang bertugas mencari korban dan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan C/S PK -LKP Fligh JT -610 rute Jakarta Pangkal Pinang yang mengalami lost contac pada pukul 06.20 WIB yang diperkirakan jatuh di perairan Tanjung Pakis , Karawang.

Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya menegaskan telah menerjunkan sejumlah helikopter dan kapal, untuk melakukan pencarian titik jatuhnya pesawat Lion Air.

Proses pencarian akan difokuskan pada titik-titik tertentu, yang menjadi tempat ditemukannya serpihan badan pesawat maupun penumpang.

"Ada beberapa pesawat yang kita standby-kan untuk pencarian dari udara manakala ada korban yang kita lihat naik dari bawah. Di posisi titik tempat kejadian musibah ada kapal dan perahu karet yang sudah standby di situ," kata Slamet Waloya.

Selain itu menyiapkan pesawat dan perahu karet juga petugas di lapangan sudah siaga dilokasi untuk mengantisipasi evakuasi para korban.

"Petugas kepolisian bersama tim gabungan sudah siaga di lokasi," katanya.

Kapolres Karawang mengatakan tim gabungan juga selain bersiaga juga menyiapkan pos indentifikasi korban yang tidak jauh dari lokasi bibir pantai Pakisjaya dengan sejumlah peralatan dan tim
Medis.

"Pos dan petugas sudah disiapkan," tutupnya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini