Pemkab Bogor Usulkan 1.250 Formasi CPNS dan P3K

Selasa, 24 September 2019 13:44 Reporter : Rasyid Ali
Pemkab Bogor Usulkan 1.250 Formasi CPNS dan P3K Ilustrasi

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bogor mengusulkan 370 formasi CPNS 2019 yang rencananya dibuka pada Oktober mendatang. Jumlah itu meliputi tenaga pendidik, kesehatan dan tenaga teknis strategis.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Zulkifli menjelaskan usulan formasi tenaga kesehatan 65 orang, tenaga pendidik 153 orang dan tenaga teknis strategis 152 orang.

"Itu usulan. Kita tidak tahu yang disetujui oleh pemerintah pusat berapa. Mudah-mudahan usulannya diterima semua," kata Zulkifli kepada wartawan di Bogor, Selasa (24/9).

Selain rekrutmen CPNS, Pemkab Bogor juga mengajukan usulan tenaga yang sama untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), yakni pegawai setara PNS namun tidak berhak mendapat fasilitas pensiun sebanyak 880 formasi.

"P3K kesehatan 160 orang, pendidik 449 orang dan teknis strategis 271 orang," lanjutnya.

Dia menjelaskan, P3K diperuntukkan bagi pegawai honorer yang bekerja dengan usia di atas 35 tahun. "Mereka berhak mendaftar sebagai P3K dengan kesejahteraan setara PNS. Tapi harus melalui seleksi dan tes masuk. Jadi honorer tidak bisa diangkat pegawai langsung," kata mantan Camat Rumpin itu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menjelaskan, Pemkab Bogor membutuhkan setidaknya 43 ribu pegawai. Jumlah yang ada saat ini pun, didominasi oleh tenaga pendidikan yang mencapai 11 ribuan orang.

Jika dirinci, kebutuhan pegawai Pemkab Bogor pada sektor kesehatan sekitar 5.200 orang, namun baru terisi sekitar 1.800 orang. Kekurangan 3.300 orang ditutupi oleh Pegawai Tidak Tetap (PTT) lebih dari 1.000 orang.

"Kebutuhan pegawai kita 43.800-an orang namun baru terpenuhi 17.400-an. Ini tantangan bagi kami, bagaimana dengan tenaga yang terbilang minim, kualifikasi pegawainya harus berstandar tinggi. Kinerja pegawai harus mendapat perhatian lebih," kata Burhan.

Burhan menyebut, dengan jumlah yang ada, rasio pegawai di Bumi Tegar Beriman mencapai 1:288 orang atau hanya 0,34 persen dibanding jumlah penduduk.

"Artinya, seorang PNS harus melayani sekitar 288 orang. Jauh dari kata ideal. Karena di bawah rasio rata-rata nasional yang mencapai 1,9 persen atau 1:52 orang. Belum lagi setiap tahun ada 300-400 PNS pensiun, terutama pada bidang pendidikan dan kesehatan. Dua bidang itu yang besar kebutuhannya," tegasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. CPNS
  2. Bogor
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini