Pemindahan Baasyir bukan demi kesehatan tapi pecah kelompok teroris

Sabtu, 16 April 2016 13:18 Reporter : Ronald
Pemindahan Baasyir bukan demi kesehatan tapi pecah kelompok teroris Abu Bakar Baasyir. ©REUTERS/Darren Whiteside

Merdeka.com - Sabtu (16/4), Kementerian Hukum dan HAM memindahkan terdakwa kasus tindak pidana terorisme Ustaz Abu Bakar Baasyir dari Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih Nusakambangan Jawa Tengah ke Lapas Gunung Sindur Jawa Barat. Menkopolhukam Luhut Pandjaitan beralasan Abu Bakar Baasyir dipindah karena alasan kesehatan.

Kepala badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Tito Karnavian justru membeberkan alasan lain. Dia mengatakan, perpindahan Abu Bakar Baasyir ke lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur bertujuan memecah kelompok teroris di dalam lapas.

"Dasar pemindahannya karena mereka berkelompok semua. Di situ ada Aman Abdurahman, ada tokoh-tokoh utama radikalisme yang di situ. Contohnya bom Thamrin direncanakan di Nusakambangan, otomatis harus kita pecah," ujar Tito saat menghadiri HUT Kopassus ke-64, di Lapangan Makopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (16/4).

Sebelumnya, Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan alasan di balik pemindahan Abu Bakar Baasyir yakni kemanusiaan.

"Iya (pindahkan). Abu Bakar Baasyir karena masalah kemanusiaan kita pindahkan hari ini. Karena umurnya semakin tua," ujar Luhut saat menghadiri Ulang Tahun Kopasus Ke-64 di Lapangan Makopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (16/4).

Luhut menegaskan, pemindahan Abu Bakar Baasyir tidak melanggar aturan. Dia merasa perlu menjelaskan ini agar rakyat memahami keputusan pemerintah.

"Jadi saya ingin luruskan, tidak ada perubahan-perubahan yang di luar aturan terhadap penanganan semua tahanan yang terlibat masalah teroris. Jadi saya minta jangan rakyat disesatkan dengan berita-berita enggak benar. Pemerintah sangat memperhatikan masalah kemanusiaan tapi secara bersamaan menerapkan peraturan yang berlaku," pungkasnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini