Pemilik bus pengangkut massa aksi 2 Desember diperiksa polisi

Rabu, 28 Desember 2016 11:00 Reporter : Ronald
Pemilik bus pengangkut massa aksi 2 Desember diperiksa polisi Aksi Damai 212. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pemilik perusahaan otobus (PO) NPM dari Padang Panjang, Sumatera Barat, Rabu (28/12). Pemilik PO NPM bernama Angga Vircansa Chairul, itu diperiksa terkait massa aksi pada 2 Desember lalu atas dugaan makar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, berdasarkan isi surat panggilan Nomor S.Pgl./23174/XII/Diteakrimum, pemilik PO tersebut diperiksa karena diduga mengetahui upaya makar diduga dilakukan sejumlah tokoh.

"Kita memeriksa kasus makar kan harus tahu kronologis pemufakatannya. Nah salah satunya dia yang ngerti dan tahu, makanya kita panggil," ujar Argo saat dikomfirmasi wartawan.

Menurut Argo, nantinya kepolisian akan menanyakan beberapa pertanyaan di antaranya mengenai berapa bus dan penumpang yang diantarnya. Sebab, PO NPM disewakan massa pada aksi 2 Desember lalu.

Namun, Argo tidak menjelaskan pemanggilan tersebut untuk tersangka makar yang mana. "Belum tahu untuk tersangka siapa diperiksa kasus makar, saksi saja," ucapnya.

Seperti diketahui, setidaknya sudah ada beberapa saksi yang diperiksa untuk mengusut dugaan makar. Dari 11 orang yang ditangkap pada 2 Desember 2016 lalu, delapan di antaranya disangka akan melakukan upaya makar. Sementara itu adik kakak yakni Rizal dan Jamran diduga langgar Undang-Undang ITE, sementara itu Ahmad Dhani diduga melakukan penghinaan terhadap penguasa. [gil]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini