Pemerintah Targetkan Pembersihan Bangunan Pasca-Kerusuhan Wamena 2 Minggu

Selasa, 8 Oktober 2019 12:13 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Pemerintah Targetkan Pembersihan Bangunan Pasca-Kerusuhan Wamena 2 Minggu Wamena ricuh. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. Ketiga menteri itu dipanggil untuk membicarakan penanganan pasca-kerusuhan di Wamena, Papua.

Basuki menargetkan akan menyelesaikan pembersihan bangunan sebelum dilakukan rehabilitasi usai kerusuhan berlangsung selama dua minggu ke depan. Saat ini, terdapat 450 ruko yang rusak, 165 rumah terbakar usai kerusuhan tersebut.

"Kalau target saya kira secepatnya. Sekarang ini sedang pembersihan, sejalan dengan penanganan keamanan. Mudah2an 2 minggu ini bisa bersih. Karena ada 450 ruko dan 95 rumah. Ini yang penting kita bersihkan, baru rehabilitasi," kata Basuki usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (8/10).

Proses pembersihan pun tengah dilakukan. Basuki berharap proses pembersihan selesai sesuai target dengan kerja sama bersama TNI.

"Kami kerja sama dengan TNI supaya lebih cepat. Ada 10 kantor pemerintah yang rusak berat, seperti kantor badan pengelola keuangan, rektorat, diskominfo, satpol PP, BLH, PLN, dan dishub, itu rusak berat. Rusak ringan ada 34, 8 kantor dan 26 sarana pendidikan. Total ada 44," kata Basuki.

Basuki menuturkan, banyak warga belum berani kembali ke Wamena. Dia menyebut mereka baru akan kembali jika Wamena dirasa sudah aman dan kondusif.

"Ada yang bilang kalau Wamena dirasakan aman, mereka akan kembali lagi ke Wamena," ungkap Basuki.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua menyebut sebanyak 1.010 unit rumah, kantor, dan kendaraan dibakar maupun dirusak saat kerusuhan di Wamena pada 23 September lalu.

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengatakan jumlah itu sudah termasuk kios serta ruko milik warga. "Perumahan, kios, ruko dan kantor pemerintah itu sekitar 787 unit," kata Jhon dilansir dari Antara, Minggu (6/10).

Sementara terkait kendaraan roda dua dan roda empat, jumlahnya masing-masing sebanyak 122 untuk mobil dan 101 unit sepeda motor. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini