Pemerintah Susun Strategi Cegah Lonjakan Kasus Saat Libur Akhir Tahun

Selasa, 19 Oktober 2021 19:21 Reporter : Dedi Rahmadi
Pemerintah Susun Strategi Cegah Lonjakan Kasus Saat Libur Akhir Tahun Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito saat konferensi pers di Gedung Graha BNPB. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pihaknya tengah menyusun strategi guna mencegah terjadinya lonjakan kasus COVID-19 saat libur akhir tahun 2021.

"Saat ini pemerintah sedang menyusun strategi lintas kementerian/kelembagaan untuk mengantisipasi lonjakan kasus menjelang libur akhir tahun," ujar Wiku dalam konferensi pers daring diikuti di Jakarta, Selasa.

Wiku mengatakan strategi harus disiapkan sedini mungkin agar bisa menekan potensi lonjakan saat musim liburan. Pasalnya, libur akhir tahun bakal meningkatkan mobilitas masyarakat seperti saat Natal dan Tahun Baru. Dikhawatirkan, lonjakan kasus seperti saat libur akhir tahun 2020 kembali terulang.

Dalam mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi seperti memastikan pelonggaran aktivitas tapi diikuti pengendalian di lapangan secara ketat. Kemudian, pemerintah akan menggenjot laju vaksinasi bagi Lansia, utamanya di wilayah aglomerasi dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, pemerintah mendorong percepatan vaksinasi bagi anak-anak agar saat libur Natal dan tahun baru imunitas mereka telah terbentuk.

"Strategi yang dipilih diharapkan menjadi dasar kebijakan yang efektif dan inklusif dengan menekankan prinsip-prinsip tersebut," kata Wiku.

Langkah lainnya yakni dengan memperketat mobilitas kedatangan wisatawan asing ke Indonesia, utamanya ke Pulau Bali. Wisatawan yang datang harus melengkapi syarat-syarat seperti telah divaksinasi hingga wajib karantina.

Lalu memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengawasi kegiatan serta mengedukasi warga di daerah tentang perincian protokol kesehatan yang harus dijalankan, termasuk terus mengampanyekan disiplin protokol kesehatan COVID-19, terutama 3M; menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

"Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk mematuhi kebijakan pemerintah dan kepada pemerintah daerah untuk dapat menempatkan kebijakan tersebut sehingga dapat mengontrol situasi dengan lebih baik," kata dia.

[ded]

Baca juga:
Jokowi Tinjau Vaksinasi Pelajar di Tarakan: Kalau Suntik Pertama, Sudah Bisa PTM
Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Menurun
Satgas Covid Paparkan Strategi agar Pandemi Jadi Endemi
Update Kasus Covid-19 di Indonesia Per 19 Oktober 2021
Jika Ada Izin BPOM, Tiga Perusahaan Farmasi Indonesia Siap Impor Obat Molnupiravir
Kabupaten Bogor Ditetapkan Masih PPKM Level 3, Pemkab Merasa 'Ditinggalkan'

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini