Pemerintah Kebut Aturan Main Lockdown

Senin, 30 Maret 2020 15:14 Reporter : Merdeka
Pemerintah Kebut Aturan Main Lockdown Rakor Menko PMK Terkait BPJS. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah akan mengebut pembahasan dan pengerjaan Peraturan Pemerintah (PP) terkait Karantina Wilayah, demi mencegah penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19

Dia menuturkan, tak bekerja sendiri. Dirinya akan melibatkan sejumlah pihak termasuk salah satunya Kementerian Kesehatan.

"Mulai hari ini dikebut kemenko PMK dan Kemenkes (soal PP Karantina)," kata Muhadjir, Senin (30/3).

1 dari 2 halaman

Muhadjir mengutarakan, sudah mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengenai hal ini.

"Menurut UU No 6 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, bab VII pasal 49, tentang jenis karantina. Ada empat jenis yaitu karantina rumah, karantina wilayah, karantina rumah sakit dan Pembatasan Sosial berskala Luas (PSBB). Bapak presiden menyampaikan arahan bahwa untuk skala kabupaten kota atau provinsi yang dapat disetujui adalah PSBB," kata Muhadjir.

"Sedang untuk karantina wilayah bisa dilaksanakan dengan cakupan kecil misalnya setingkat wilayah RT, wilayah desa dan sebagainya. Dan untuk itu kewenangannya diserahkan ke daerah," ungkap Muhadjir.

Menurut dia, ini yang akan diatur dalam PP tersebut. "InsyaAllah itu akan diatur di dalam PP," jelas Muhadjir.

Menurut dia, PP ini tidak ada yang terlalu sulit untuk segera diterbitkan. Artinya tidak ada kendala berarti.

"Tidak ada yang sulit, sudah ada beberapa alternatif, tinggal menunggu arahan presiden. Dalam Ratas tadi bapak Presiden sudah memutuskan, jadi tinggal menuangkan dalam PP baik PP tentang penetapan status kedaruratan kesehatan masyarakat maupun PP tentang kriteria kekarantinaan kesehatan," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Dia menegaskan, dalam mengerjakan aturan tersebut, sudah mendapatkan banyak masukan berarti dari sejumlah Gubernur. "Beberapa Gubernur sudah memberikan masukan," ungkap Muhadjir.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan rancangan peraturan pemerintah (PP), terkait pelaksanaan local lockdown atau karantina kewilayahan dalam wabah Corona ini.

"Jadi akan diatur kapan sebuah daerah itu boleh melakukan pembatasan gerakan yang secara umum sering disebut lockdown, apa syaratnya, apa yang dilarang, apa yang boleh dilakukan dan bagaimana prosedurnya sedang disiapkan, insyaallah dalam waktu dekat nanti akan keluar peraturan pemerintah agar ada keseragaman policy itu," jelas Mahfud.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Baca juga:
Jokowi Tegaskan Karantina Wilayah Kewenangan Pemerintah Pusat, Bukan Daerah
Ketua DPRD DKI Minta Anggaran Formula E Dialihkan Buat Lawan Corona
Putuskan Lockdown, Pernyataan Presiden Ghana soal Kehidupan & Corona Ini Bikin Sedih
Tekan Penyebaran Virus Corona, Putusan Karantina Jakarta Didukung
Tetap Mengaspal Bermodal Harapan
Mahfud Sebut Anies Sudah Minta Izin Jokowi untuk Karantina Wilayah DKI

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini