Pemerintah Dinilai Welcome dengan Kepulangan Habib Rizieq

Senin, 9 November 2020 09:27 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Pemerintah Dinilai Welcome dengan Kepulangan Habib Rizieq Habib Rizieq. ©kapanlagi.com

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, pemerintah tidak masalah dengan kepulangan Habib Rizieq Syihab ke Tanah Air.

Dia mengatakan, Rizieq Syihab adalah warga negara Indonesia (WNI) sehingga memang sudah sepatutnya bisa pulang ke Tanah Air.

"Sebetulnya tidak ada persoalan kepulangan Habib Rizieq sebagai warga negara. Jangan ada yang menarasikan pemerintah kontra terhadap Habib Rizieq," kata Dedi, dikutip dari Antara, Senin (9/11).

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq itu rencananya pulang ke Tanah Air pada tanggal 10 November 2020. Kepulangan ini setelah Rizieq Shihab selama 3,5 tahun berada di Arab Saudi.

Dengan kepulangan Imam Besar FPI itu menandakan pemerintah Indonesia tidak mengintervensi karena selama ini pemerintah terbuka terhadap Rizieq Shihab.

"Kepulangan ini menandakan pemerintah welcome," katanya.

Dedi mengatakan, semua pihak tidak perlu takut dengan kepulangan Rizieq. Dia percaya kepulangan Rizieq tersebut akan membawa kesejukan.

"Iya rasanya tidak ada argumentasi yang dikhawatirkan dengan kepulangan Habib Rizieq," katanya.

Baca Selanjutnya: Jika nantinya Rizieq saat pulang...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini