Pemerintah Diminta Perhatikan Logistik Pekerja Migran di Negara Berlakukan Lockdown

Jumat, 27 Maret 2020 10:04 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Pemerintah Diminta Perhatikan Logistik Pekerja Migran di Negara Berlakukan Lockdown ilustrasi tki. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Malaysia telah menerapkan lockdown untuk menekan penyebaran virus Covid-19 sejak tanggal 18 hingga 31 Maret 2020. Lockdown ini kemudian diperpanjang selama 2 minggu hingga tanggal 14 April 2020.

Anggota Komisi I DPR, Christina Aryani menyebut banyak dari pekerja migran Indonesia di Malaysia bekerja sebagai buruh bangunan, pekerja pabrik, pekerja restoran maupun jasa cleaning service. Mereka bekerja dengan sistem upah harian atau mingguan.

Kebijakan lockdown ini juga disertai hukuman denda 1.000 ringgit atau sama dengan Rp 3,5 juta dan atau penjara maksimal 6 bulan bagi yang melanggar.

"10 hari lockdown berjalan saudara-saudara kita mulai kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Bantuan sembako menjadi hal utama yang dibutuhkan saat ini," kata Christina lewat keterangannya, Jumat (27/3).

1 dari 1 halaman
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini