Pemerintah Berencana Wajib PCR untuk Moda Transportasi Selain Pesawat

Senin, 25 Oktober 2021 16:45 Reporter : Merdeka
Pemerintah Berencana Wajib PCR untuk Moda Transportasi Selain Pesawat Atlet DKI Jakarta Jalani Karantina di Hotel Setelah Pulang Dari PON Papua. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Septian Nugroho

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah akan menerapkan kebijakan wajib tes PCR Covid-19 di moda transportasi selain pesawat. Hal ini guna mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Secara bertahap penggunaan tes PCR akan juga diterapkan pada transportasi lainnya selama dalam mengantisipasi periode Nataru," jelas Luhut dalam konferensi pers usai rapat bersama Presiden Jokowi, Senin (25/10/2021).

Dia menjelaskan kewajiban tes PCR untuk moda transportasi pesawat diterapkan untuk menyeimbangkan relaksasi yang dilakukan pada aktivitas masyarakat, terutama pada sektor pariwisata. Luhut menilai protokol kesehatan harus tetap diperkuat, meski kasus Covid-19 sudah melandai.

"Meskipun kasus kita saat ini sudah rendah, belajar dari pengalaman negara lain kita tetap harus memperkuat 3T dan 3M supaya kasus tidak kembali meningkat, terutama menghadapi periode libur Nataru," tuturnya.

Menurutnya, peningkatan mobilitas masyarakat diperkirakan akan terjadi pada masa libur Nataru. Berdasarkan hasil survey Balitbang Kementerian Perhubungan, wilayah Jawa Bali yang diperkirakan akan melakukan perjalanan sekitar 19,9 juta.

Sementara itu, 4,45 juta penduduk di wilayah Jabodetabek diperkirakan akan melakukan perjalanan selama periode libur Nataru. Luhut menyebut kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyebaran kasus Covid-19.

"Peningkatan pergerakan penduduk ini, tanpa pengaturan protokol kesehatan yang ketat, akan meningkatkan resiko penyebaran kasus," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah meminta para menteri untuk menyiapkan kebijakan selama periode Nataru. Jokowi tak ingin kasus Covid-19 di Indonesia kembali melonjak.

"Presiden juga memberikan arahan tegas kepada kami semua untuk segera mengambil langkah terkait keputusan dan kebijakan mengenai hal ini dan merancang agar tidak ada peningkatan kasus akibat liburan nataru," kata Luhut.

Reporter: Lisza Egeham/Liputan6.com [fik]

Baca juga:
Menko Luhut Jawab Kritikan Soal Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR
Luhut Sebut PCR Jadi Syarat Naik Pesawat karena Mobilitas Penduduk Meningkat
Jokowi Perintahkan Harga PCR Diturunkan Jadi Rp300 Ribu, Berlaku 3x24 Jam
Pemberlakuan Wajib Tes PCR, Jumlah Penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Turun
Dokter Reisa: Syarat PCR Naik Pesawat untuk Cegah Gelombang Ketiga Covid-19
Catat, Hari Ini Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Bawa Hasil Negatif Tes PCR
YLKI: Syarat Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini