Pembunuhan J di Depok, Kepsek SDN Beji imbau orang tua waspada

Selasa, 9 Februari 2016 15:58 Reporter : Nur Fauziah
Pembunuhan J di Depok, Kepsek SDN Beji imbau orang tua waspada Pelaku dan korban penculikan di Beji Depok. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kematian J, bocah 7 tahun yang dibunuh oleh Januar Arifin alias Begeng (35) menambah deretan panjang kasus kriminal terhadap anak. Sebelum dibunuh J terlebih dahulu diculik dan diduga pelaku melakukan pelecehan seksual.

Kasus ini pun tentu membuat resah para orang tua. Bahkan kepala SDN Beji 3, Sujiati mengimbau kepada seluruh murid dan orang tua agar sama-sama meningkatkan kewaspadaan. Terlebih lagi terhadap orang yang tidak dikenal. Sehingga anak-anak tidak menjadi sasaran pelaku kejahatan.

"Kalau dikasih permen, minuman, makanan atau uang jangan asal mau. Harus lebih meningkatkan kewaspadaan," kata Sujati, di Depok Rabu (9/2).

Imbauan itu diberikan pada murid melalui para guru. Kepada orang tua guru juga selalu mengingatkan agar anaknya tidak cepat tergiur dengan ajakan orang lain. Sedangkan untuk keamanan sekolah sendiri, Sujiati mengatakan, tiap kelas ada koordinator yang memantau anak-anak.

"Jadi kalau anak ada yang belum dijemput mereka disuruh nunggu dulu di sekolah," katanya.

Tak hanya itu, siswa sering kali diingatkan agar langsung pulang ketika jam sekolah selesai. Kalaup un mereka ingin main, kata dia, maka anak-anak diminta untuk izin terlebih dahulu. "Mereka diminta pulang dulu baru main. Itu yang selalu kami tekankan ke murid," ucapnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini