Hot Issue

Pembunuh Sesungguhnya Bernama Virus DBD

Kamis, 12 Maret 2020 14:15 Reporter : Supriatin
Pembunuh Sesungguhnya Bernama Virus DBD Fogging. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali mengancam Indonesia. Keganasan DBD melebihi virus corona asal Wuhan, China yang juga tengah mendunia saat ini. Berdasarkan data Kemenkes, sejak Januari hingga Maret 2020 sudah ada 104 orang meninggal dunia. Angka ini jauh lebih besar dari korban meninggal virus corona yang tercatat hanya satu orang di Indonesia.

Penyebaran virus DBD sangat cepat. Dalam rentang tiga bulan saja penderita DBD di Indonesia sudah mencapai 17.820 orang. Sejumlah daerah disasar DBD tanpa pandang bulu.

Jumlah penderita terbanyak berada di Lampung yakni 3.431 orang. Disusul Nusa Tenggara Timur sebanyak 2.732 orang, dan Jawa Timur 1.761 orang.

Meski berada di peringkat kedua, NTT mencatat jumlah kematian terbanyak dibandingkan provinsi lain yakni mencapai 32 orang. Sementara Jawa Barat 15 orang, Jawa Timur 13 orang dan Lampung 11 orang.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengakui, DBD jauh lebih mematikan daripada virus lain. Sebagai negara tropis, Indonesia memang rawan penyebaran DBD. Ditambah lagi saat ini sejumlah daerah sedang musim hujan.

"Yang paling mengancam jiwa saat ini adalah DBD," katanya, Senin (9/3).

Baca Selanjutnya: Alat Hematologi Analyzer Rusak...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini