Pembuat ricuh di Lapas Palopo simpan dendam pribadi pada kalapas

Sabtu, 14 Desember 2013 17:33 Reporter : Dharmawan Sutanto
Ilustrasi Lapas

Merdeka.com - Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Handoyo Sudrajat mengatakan, provokator kericuhan yang terjadi di Lapas Palopo, Sulawesi Selatan adalah residivis narkoba berinisial RAH. Identitas itu diketahui setelah Handoyo menelepon secara langsung Kalapas Palopo yang juga korban kericuhan.

"Identitas diketahui, inisialnya RAH, terakhir dia narkoba. Sidak itu rutin dilakukan kalapas, dia ada di antara beberapa napi. Awalnya dia (RAH), lalu nyebar lempar batu di aula," ujar Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Handoyo Sudrajat kepada wartawan usai menghadiri peluncuran buku Wamenkumham di Gramedia Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Sabtu (14/12).

Lanjut Handoyo, Kalapas tersebut mengalami luka pukul hingga telinga sebelah kanan berlumuran darah dan jatuh pingsan. Korban kemudian diungsikan dari lokasi oleh regu keamanan menuju RSU Sarewigading Palopo.

"Korban luka kalapas, beliau pertama kali dipukul seorang napi, tadi saya kontak masih dirawat rumah sakit setempat dan kondisi belum nyaman untuk duduk," ungkapnya.

Tidak cukup sampai di situ, para napi yang lain melakukan pelemparan batu saat dilakukan evakuasi terhadap Kalapas. Mereka melempari ruangan kerja bengkel yang pada saat kejadian sedang melakukan pelatihan bersama para napi.

Handoyo menuturkan, dirinya mendapatkan informasi bahwa, motif RAH melakukan pemukulan disinyalir karena dendam pribadi terhadap Kalapas yang menempatkannya di sel khusus.

"Minggu ini RAH kena tindakan pembinaan di sel khusus karena sering mengganggu napi wanita, mungkin itu pemicu dendam pribadinya sehingga memukul Kalapas," pungkasnya. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. Bentrokan Lapas
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini