Pembatalan Keberangkatan Haji Dinilai buat Lindungi Umat dari Pandemi Covid-19

Jumat, 11 Juni 2021 14:07 Reporter : Didi Syafirdi
Pembatalan Keberangkatan Haji Dinilai buat Lindungi Umat dari Pandemi Covid-19 haji. REUTERS

Merdeka.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan pemerintah tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021. Keputusan ini dinilai tepat karena mempertimbangkan keselamatan jiwa jemaah adalah yang di tengah pandemi Covid-19.

"Pertimbangannya adalah memang adanya pandemi ini. Jadi sebenarnya keputusan pemerintah sudah tepat," kata Direktur Amir Mahmud Center, Amir Mahmud dalam keterangannya, Kamis (10/6).

Menurutnya, kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan haji tentunya mempertimbangkan kemaslahatan, bukan hanya sekedar aspek peribadatan semata. Paling utama adalah upaya mencegah penyebaran virus Covid-19.

"Termasuk sebagai upaya untuk melindungi umat itu sendiri agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19," ujar peraih Doktoral Studi Islam dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Munculnya beragam reaksi, Amir menyarankan agar dilakukan dialog agar tidak ada tanggapan negatif. Menurutnya, Pemerintah harus tetap berpegang kepada prinsip kehidupan berdemokrasi dan berpegang kepada protokol kesehatan (prokes). Dia mencontohkan kejadian di Malaysia, negara awalnya cepat mengatasi Covid-19, tetapi sekarang justru angkanya naik lagi.

"Untuk itu jangan memberikan pernyataan tidak sehat karena negara dan dunia saat ini sedang mengalami pandemi sangat dahsyat," tuturnya.

Terakhir, Amir juga menambahkan bahwa akan selalu ada hikmah yang dapat diperhatikan di balik peristiwa ini. "Sebagai pelajaran bahwa bangsa ini mementingkan kepeduliannya kepada umat," tandasnya. [did]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini