Pembakaran Polsek Tambelangan Dipicu Hoaks Penangkapan Ulama Madura di Jakarta

Kamis, 23 Mei 2019 15:36 Reporter : Moch. Andriansyah
Pembakaran Polsek Tambelangan Dipicu Hoaks Penangkapan Ulama Madura di Jakarta Polsek Tambelangan Madura Dibakar. ©2019 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Merdeka.com - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan menuturkan, pembakaran Mapolsek Tambelangan, Sampang, Madura pada Rabu (22/5) malam, dipicu beredarnya berita bohong atau hoaks penangkapan salah satu ulama Madura dan beberapa orang yang ikut demo 23 Mei di Jakarta.

"Penangkapan ulama itu hoaks!" tegas Luki di Mapolda Jawa Timur usai mengunjungi lokasi kejadian bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, Kamis (23/5) siang.

"Karena begitu ulama tersebut, eh, membuat rekaman bahwa saya sehat, ada rekamannya, kami punya, saya sehat, saya ada di Surabaya, akhirnya mereka membubarkan diri," sambungnya.

Untuk motif pembakaran Mapolsek Tambelangan, kata Luki, dari informasi yang berkembang, massa pembakar tersebut ingin menanyakan penangkapan beberapa temannya yang ikut demo 23 Mei di Jakarta.

"(Informasi) ini sesuai dengan berita, ada berita dari salah satu tokoh agama yang tidak bisa keluar dari (jalan) Thamrin, yang dikirim dari Madura minta doanya, karena tidak bisa keluar dari sana, karena banyak terhalang," terang kapolda.

Isu hoaks itu juga beredar di Pamekasan. Namun berhasil diredam. "Tapi di Sampang, masyarakat tidak bisa," sambung jenderal polisi bintang dua. tersebut.

Saat sejumlah tokoh agama melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian di Polres Sampang, massa di Tambelangan justru membakar Polsek.

"Itu lokasinya (Polsek Tambelangan) jauh sekali dengan Sampang, itu hampir satu jam, itu masuk (daerah) gunung, naik, jadi daerahnya cukup jauh," terangnya.

Karena tak mengetahui informasi yang benar, sekitar 200 orang mendatangi Polsek Tambelangan dan melemparinya dengan batu dan molotov hingga terbakar habis pada malam hari sekitar pukul 22.30 WIB. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini