Pembakaran musala di Papua, satu anggota GIDI tewas tertembak

Jumat, 17 Juli 2015 19:07 Reporter : Pramirvan Datu Aprillatu
Pembakaran musala di Papua, satu anggota GIDI tewas tertembak Pembakaran masjid di Tolikara. ©twitter.com

Merdeka.com - Satu dari sebelas korban insiden pembakaran musala di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, tewas dalam perjalanan akibat luka tembak. Menurut Presiden Gereja Injil di Indonesia (GIDI) Dorman Wandikbo, sebelas korban itu merupakan anggota GIDI.

"Terluka 10, satu meninggal dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Blok 2 Kota Jaya Pura," ujarnya kepada merdeka.com, Jumat (17/07).

Dorman berada di lokasi kejadian perkara saat peristiwa itu terjadi. Dia menceritakan, penembakan itu terjadi ketika anggota GIDI mendatangi musala yang hendak melakukan salat. Mereka menanyakan kenapa masih memakai Toa (speaker) dan masih melakukan salat di luar ruangan.

"Lalu para jamaah musala marah, terus terjadilah tembakan dari petugas ke arah massa," terang Dorman.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Kombes Pol Patrige menduga pembakaran musala itu memang terkait dengan kegiatan GIDI. Sebab sebelum Idul Fitri GIDI sempat mengedarkan imbauan agar masyarakat beragama Islam tidak menggelar salat Idul Fitri secara terbuka karena bertepatan dengan kegiatan GIDI.

"Mereka (GIDI) ada kegiatan bertaraf internasional. Tapi tetap dilakukan salat (Idul Fitri)," terang Patrige.

Kegiatan GIDI itu juga baru terjadi tahun ini dan bertepatan dengan Idul Fitri. Sebenarnya, kata Patrige, di lokasi musala sudah ada anggota Polisi dan TNI yang berjaga untuk pengamanan Salat Id. Namun massa tetap menyerang sehingga ada tindakan dari aparat.

"Luka-luka 11 orang, tiga diantaranya luka tembak. Selebihnya tidak tahu, kena seng atau apa," tuturnya.

Adapun soal kabar satu korban tewas dari pihak penyerang, Patrige mengaku belum mendengar kabar tersebut. "Nanti akan diselidiki lagi," tuturnya. [mtf]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini