Pelatih Taekwondo di Malang Cabuli Murid Selama Empat Tahun

Kamis, 18 Agustus 2022 13:06 Reporter : Darmadi Sasongko
Pelatih Taekwondo di Malang Cabuli Murid Selama Empat Tahun ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pelatih taekwondo di Kabupaten Malang, MR (25), ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan seksual. Dia diduga mencabuli muridnya yang masih di bawah umur.

Pelaku melakukan tindak kekerasan seksual terhadap korbannya selama sekitar empat tahun. Dia akhirnya ditangkap berdasarkan laporkan orang tua korban.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat mengatakan, pelaku dan korban memiliki hubungan pelatih dan murid saat mempelajari bela diri taekwondo di Gondanglegi, Kabupaten Malang. Selain itu, keduanya juga sempat menjalin hubungan asmara.

"Pelaku dan korban sebelumnya merupakan sepasang kekasih yang bersama-sama berlatih bela diri taekwondo di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang," kata Ferli Hidayat, Kamis (16/8).

2 dari 3 halaman

Pelaku dan Korban Berpacaran

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang telah melakukan penyidikan sejak 9 Agustus 2022. Pelaku telah menjalani penahanan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara'langi menambahkan, perbuatan pelaku terjadi sejak 2016 hingga 2021. Saat itu korban masih di bawah umur dan berstatus pacar pelaku.

"Pelaku mengajak korban berhubungan badan dengan memberikan janji dan iming-iming akan menikahi korban," tegasnya.

Pelaku sendiri telah memiliki jalinan kedekatan dengan orang tua korban, bahkan sudah dianggap sebagai saudara. Namun kedekatan itu rupanya disalahgunakan oleh pelaku.

Korban sempat beberapa kali diajak berhubungan badan dan sempat mendapati beberapa percobaan pelecehan oleh pelaku. Korban juga sempat mengadukan kepada atasannya di klub taekwondo.

3 dari 3 halaman

Sempat Diskors

MR disebutkan tidak hanya melakukan percobaan pelecehan seksual pada pacarnya, ES. Tapi juga kerap melakukan percobaan pelecehan seksual pada rekan-rekan korban.

"Pelaku sempat diskorsing oleh Ketua KONI untuk melatih, namun sampai saat ini masih melatih taekwondo," jelasnya.

Polisi telah memeriksa pelaku dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa saksi-saksi. Korban ES juga telah menjalani visum et repertum.

"Saat ini penyidik dari Satreskrim Polres Malang telah melakukan penahanan terhadap tersangka," tuturnya.

Pelaku dijerat Pasal 81 Jo 76D sub Pasal 82 Juncto Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. [yan]

Baca juga:
Polisi Usut Kasus Pimpinan Ponpes di Bandung Cabuli Santri Sejak 2015
Kisah Pilu Gadis Tunagrahita di Pangandaran, Diperkosa Ayah dan Tetangga hingga Hamil
Bantah Lakukan Pencabulan, Mas Bechi Tantang Pelapor untuk Sumpah Mubahalah
Ancam Potong Leher, Ayah Perkosa Putri Kandungnya Usai Pesta Miras
Istri Mas Bechi Blak-Blakan: Banyak Pelakor Ingin Rebut Suami Saya!
Kasasi JPU Ditolak, Dekan Fisip Unri Tetap Divonis Bebas dalam Perkara Asusila
Ditinggal Istri, Pemuda Ini Nekat Cabuli Anak Tetangganya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini