Pelaku tawuran di Ciracas tewaskan 2 pelajar ngaku pinjam celurit dari kakak

Selasa, 13 Februari 2018 16:20 Reporter : Ronald
Ilustrasi Tawuran Pelajar. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus tawuran di Ciracas yang menewaskan dua pelajar hingga kini masih diusut Polres Jakarta Timur. Menurut keterangan pelaku mendapatkan senjata tajam yang digunakan untuk tawuran dari kakak kandungnya.

Demikian diungkapkan Komisioner KPAI Bidang Anak Berhadapan Hukum, Putu Elvina usai bertemu dengan Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana.

"Jadi diantara 13 orang ini ada yang siapkan senjata, senjata ini dipinjam dari kakaknya yang memang juga mantan geng suka tawuran. Artinya tawuran ini diturunkan dari senior kakak kepada adik, jadi pengakuan tersangka darimana ia dapat senjatanya itu dari kakaknya. Kata salah satu pelaku kan ada tiga, dari kakaknya dipinjam, pokoknya sudah siapkan itu," ujarnya di lokasi, Selasa (13/2).

Saling ejek di media sosial antar dua kelompok, lanjut Putu, menjadi pemantik terjadinya tawuran. Usut punya usut, dua kelompok ini pernah melakukan tawuran beberapa waktu silam.

"Inikan saling ejek, sudah pernah tawuran dua geng ini. Pada tawuran sebelumnya yang geng tersangka ini kalah. Akhirnya mereka ejek lagi balesan lewat instagram ayo balas lagi seperti itu di medsos akhirnya mereka menyisir. Disisir kaya ronda ketemu sama geng korban," ujarnya.

"(Dendam lama) Iya bisa dibilang begitu, masalah lama," tuturnya.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Tony Surya Putra menjelaskan peristiwa bermula saat dua korban tewas, Dede Kurniawan (14) dan Muhammad Rafli (14) melintas di lokasi, Jalan Gudang Air RT 1 RW 02 Kp. Rambutan Ciracas dengan berbonceng motor.

Nahas, saat melewati warung kopi 288, sekelompok pemuda mencegat keduanya. Tanpa basa-basi, dua pelajar malang itu langsung dikeroyok, bahkan dipukul menggunakan senjata tajam berupa celurit dan tumpul.

Saat itu, korban Dede langsung tewas di lokasi, sedangkan, Rafli menghembuskan napas terakhir di Jalan Puskesmas, ketika hendak melarikan diri.

Kini, polisi telah menangkap tiga pelaku yakni AR (14), R (14) dan TA (16). [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Tawuran Pelajar
  2. Tawuran
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini