Pelajar di Kebumen Pakaikan Masker ke Sepeda Motor

Rabu, 16 September 2020 05:34 Reporter : Abdul Aziz
Pelajar di Kebumen Pakaikan Masker ke Sepeda Motor Pelajar di Kebumen pasang masker di lampu motor. ©2020 Merdeka.com/Abdul Aziz

Merdeka.com - Baru-baru ini beredar video pelajar di Kebumen berperilaku nyeleneh. Dalam video berdurasi 24 detik itu, seorang pelajar ditegur oleh personel kepolisian lantaran tidak mengenakan masker sesuai ketentuan.

Masker yang semestinya ia kenakan untuk pencegahan penularan virus Covid-19, justru dipasang di sepeda motornya. Masker medis warna hijau itu menempel di headlamp sepeda motor.

Singkat cerita, personel kepolisian menegur pelajar itu. Video peneguran ini pun viral dan banyak dibagikan melalui pesan berantai Whatsapp.

"Bagaimana ini, lampunya memakai masker. Sedang kamunya tidak mengenakan masker," tegur polisi berpangkat AKP dalam video itu.

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan membenarkan video yang beredar viral tersebut belokasi di wilayahnya. Saat ditelusuri, kejadian itu berlangsung di depan Kantor Perhutani Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen. Sedangkan yang melakukan peneguran adalah Kapolsek Karanganyar AKP Kusnadi.

"Betul, video itu kegiatan Yustisi di Kecamatan Karanganyar Kebumen. Kapolsek menegur pelajar yang kedapatan tidak mengenakan masker dengan benar," jelas AKBP Rudy, Selasa (15/9).

Sedang pelajar di video tersebut diketahui tercatat sebagai siswa di salah satu SMK di Karanganyar. Ia terjaring saat Polsek Karanganyar tengah menggelar operasi Yustisi bersama TNI dan instansi terkait pada hari Senin (14/9).

Rudy mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait serta Kodim 0709 Kebumen, sejak Senin (15/9) tengah gencar melakukan operasi Yustisi pendisiplinan adaptasi kebiasaan baru. Hal ini dilakukan sesuai Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 serta Perbup Nomor 68 tahun 2020. Operasi Yustisi ini digelar secara statis dan mobiling dengan sasaran tempat yang biasa terdapat kerumunan warga.

Bagi para pelanggar yang kedapatan tidak mengenakan masker dan jaga jarak akan diberikan sanksi sosial. Sanksinya yakni push up, menyapu hingga menyanyikan lagu kebangsaan.

"Operasi ini dilaksanakan secara humanis dengan mengedepankan kearifan lokal. Apabila ada perbuatan lain diluar Perbup seperti perlawanan kepada petugas, dilakukan penindakan hukum yang diatur dalam KUH Pidana. Namun sejauh ini di Kebumen belum ada," tutup Rudy.

Operasi Yustisi digelar setiap hari, dari tingkat Polres hingga Polsek. Tujuan operasi ini untuk menekan angka penularan dan kasus positif covid-19 di Kebumen yang semakin meningkat. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini