Pekerja Bangunan Nekat Curi HP Polisi di Musala Polres Kupang

Kamis, 3 Juni 2021 06:04 Reporter : Ananias Petrus
Pekerja Bangunan Nekat Curi HP Polisi di Musala Polres Kupang Ilustrasi borgol. shutterstock

Merdeka.com - Frengki Banamtuan, diamankan polisi karena mencuri handphone dan sejumlah uang milik seorang anggota polisi, di dalam musala Polres Kupang. Paur Humas Polres Kupang, Aiptu Lalu Randy Hidayat kepada merdeka.com mengatakan, Frengki diamankan di dalam lokasi proyek bendungan Manikin, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, saat sedang bekerja.

"Pelaku diamankan di lokasi proyek karena dia pekerja di sana," ujarnya, Rabu (2/6).

Menurut Randy, aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku terjadi pada 19 April lalu, sekitar pukul 23.30 Wita ketika anggota sedang melakukan salat malam atau beristirahat.

"Kejadiannya malam sekitar pukul 23.30 Wita, biasanya ada anggota sholat malam dan istirahat. Nah saat itu pelaku beraksi, selain itu di asrama juga pelaku beraksi. Saat ini pelaku masih di mintai keterangan," kata Randy.

Kronologi penangkapan terhadap pelaku, setelah menerima laporan kehilangan oleh korban Bripka Indra Dimu, team serigala pun langsung melakukan penyelidikan dengan teknik penyelidikan ilmiah, melalui handphone korban yang telah dicuri pelaku.

Terlacak lah pengguna handphone korban, sehingga tim serigala Polres Kupang berkoordinasi dengan tim Siluman Polda NTT untuk mengungkap kasus ini. Penawaran untuk transaksi jual beli pun disepakati tim serigala dengan pelaku. Tim yang bergerak ke Tuapukan langsung mengamankan seseorang bernama Petro Vraga Ximenes dan didapati handphone korban berada di tangannya.

Dari hasil interogasi sementara, Petro Vgara Ximenes mengaku bahwa yang mencuri handphone tersebut adalah Frengki Banamtuan. Tim kemudian melidik keberadaan Frengki yang terdeteksi sedang berada di lokasi proyek bendungan Manikin. Tim pun langsung bergerak ke lokasi proyek bendungan Manikin dan menangkap Frengki tanpa perlawanan.

"Saat dimintai keterangan sementara, Frengki Banamtuan mengakui semua perbuatannya, dan katanya dia mencuri di musala serta seputaran Mako Polres Kupang," tutup Randy. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pencurian
  3. Kupang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini