Pebalap asal Trengganu Rajai Etape Pertama ITdBI

Rabu, 25 September 2019 17:32 Reporter : Muhammad Ulil Albab
Pebalap asal Trengganu Rajai Etape Pertama ITdBI Pebalap asal Trengganu juara Etape Pertama ITdBI. ©2019 Merdeka.com/Mohammad Ulil Albab

Merdeka.com - Pebalap yang memperkuat tim Malaysia, Trengganu Cycling Team, Batmunkh Marai Erdene berhasil menjadi juara etape pertama dalam pagelaran International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2019 yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Rabu (25/9).

Pada etape pertama ini, Batmunkh meraih juara dengan catatan waktu 3 jam 3 menit. Pada Etape pertama ITdBI ini, Batmunkh mengalahkan 95 rider dari 23 negaradan dengan rute sepanjang 133,2 Kilometer, mulai dari Genteng hingga halaman Pemkab Banyuwangi.

Usai meraih juara etape, Batmunkh yang berasal dari Mongol ini mengaku cukup kepanasan dengan cuaca di Banyuwangi, dari mulai start pukul 10.00 WIB hingga mencapai finish pukul 13.03 WIB.

"Saya sangat senang, tapi udaranya dangat panas, karena di negara syaa dingin.Etape ini saya memang sudah merencanakan untuk mengambil kemenangan," kata Batmunkh.

Tidak hanya juara Etape, Batmunkh juga berhasil meraih green jersey atau raja sprint dan yellow jersey atau juara umum individu. Dari raihannya itu, Batmunkh bakal mengenakan jersey kuning pada etape kedua sebagai pimpinan lomba saat garis start.

Chairman ITdBI Guntur Priambodo, menjelaskan pada etape satu memang menjadi rute pemanasan sekaligus ajang para sprinter karena rute yang rata rata flat.

“Etape satu ini banyak lintasan flat, ada tiga titik sprint bagi para sprinter untuk mencuri poin,” kata Guntur.

Ketiga titik sprint tersebut ada di KM 45,8 Benculuk, KM 63,3 Rogojampi dan KM 103,2 Rogojampi.

Sementara Batmunkh pada etape pertama ini berhasil meraih poin 26, sebagai juara sprinter. Disusul di belakangnya, Ewart Jesse TSC team dengan raihan 14 poin.

“Biasanya etape pertama ini pemenangnya para jago sprint. Tapi semua pebalap masih memiliki peluang yang sama,” kata Guntur.

TDBI 2019 akan dilaksanakan selama empat hari, 25 - 28 September 2019 dimana pebalap akan menempuh empat etape dengan total lintasan 520,6 KM. Mereka akan melewati keindaan lansekap Banyuwangi, mulai dari Taman Nasional Alas Purwo hingga melewati rute mendaki ke Gunung Ijen. [paw]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Banyuwangi
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini