PDIP Ajak 'Ngopi' Erick Thohir dan Pelaku UMKM

Senin, 17 Januari 2022 09:39 Reporter : Ahda Bayhaqi
PDIP Ajak 'Ngopi' Erick Thohir dan Pelaku UMKM Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto rapat di DPP PDIP. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - PDI Perjuangan menggelar Dialog Kopi Tanah Air di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Senin (17/1). PDIP ingin mengajak semua pihak termasuk petani, UMKM, dan pemerintah untuk merumuskan formulasi memajukan kopi nusantara ke mancanegara.

Dalam dialog ini akan dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

PDIP juga menghadirkan Kelompok Tani Lingkungan Hidup (KTLH) Sangga Buana dan Asosiasi Kopi. Dialog itu juga diisi Koperasi Klasik Bean-Sunda Hejo, Koperasi Barokah Kerinci, Anomali Coffee, dan Kalyan Coffee.

Panitia Festival Kopi Tanah Air, Ono Surono mengungkap, Indonesia saat ini masih memiliki produktivitas kopi yang rendah meski memiliki lahan luas terbesar kedua di dunia. Produktivitas kopi, Indonesia berada pada 500 kg per hektar per tahun, kalah dengan Vietnam 2,7 ton per hektar per tahun. Namun, kopi Indonesia punya nilai tawar di dunia.

"Itulah sebabnya, Bapak Bangsa kita Bung Karno juga sejak lama sudah menyadari potensi kopi dalam negeri dengan menyatakan bahwa 'Kami menghasilkan kopi yang paling baik di dunia, dari itu timbulnya ucapan a cup of Java'," kata Ono dalam keterangan tertulis, Senin (17/1).

Ketua DPD Jawa Barat PDIP ini bilang, PDIP mendorong dunia kopi Indonesia berdikari. PDIP punya tanggung jawab Trisakti. Yakni berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan dengan landasan semangat gotong royong.

Kopi dilihat merupakan komoditas unggulan yang mampu menggerakan ekonomi kreatif anak muda di hilir dan menambah pendapatan petani di hulu. Selain itu, kopi juga merupakan komoditas yang sudah terhubung dengan supply chains industri baik di dalam maupun luar negeri.

"PDI Perjuangan terus memperkuat program kedaulatan pangan dan mendukung sektor perkebunan dan kehutanan agar lebih produktif. Saat ini Indonesia merupakan negara produsen keempat di dunia. Oleh karena itu, dukungan akan terus dilakukan agar pada sisi hulu, produktivitas kopi nasional dapat terus meningkat melalui intensifikasi dan perluasan kebun dengan pemanfaatan lahan model kemitraan bersama rakyat," kata Ono.

2 dari 2 halaman

Di sisi hilir, pihaknya mendorong peningkatan konsumsi nasional dengan mendukung ekonomi kreatif melalui kewirausahaan anak muda agar terjadi nilai tambah di setiap rantai pasok dan harga lebih stabil. Ono tak ingin perdagangan dan distribusi kopi Indonesia terganggu atau bergantung pada konstelasi global.

"Realisasi dari agenda dukungan nyata yang terdekat adalah dengan melakukan sarasehan nasional dalam bentuk webinar nasional untuk membahas proyeksi pengembangan kopi ke depan lalu ditindaklanjuti dengan mengadakan selebrasi berupa kegiatan Festival Kopi dalam skala nasional sebagai bagian rangkaian acara puncak peringatan HUT PDI Perjuangan," jelasnya.

Ono mengatakan Dialog Kopi Tanah Air, bertujuan untuk mengetahui pandangan-pandangan para pihak terkait di Indonesia yang mewakili sektor hulu dan hilir terhadap proyeksi pengembangan ekosistem usaha perkopian baik orientasi domestik maupun mancanegara.

Kemudian, mendapatkan ide serta gagasan yang dapat menjadi masukan terutama untuk Tiga Pilar PDIP guna merumuskan arah dan strategi mendorong perekonomian melalui sektor perkopian.

Baca juga:
Mampir ke Rumah Kader PDIP, Ganjar Tawarkan Bantuan Perbaiki Rumah Sudah Tak Laik
Giliran Rumah Kader PDIP Magelang Diperbaiki Ganjar
Sekjen PDIP: Banyak Parpol Tumbuh Jelang Pemilu dan Bubar Setelah Pemilu
RUU IKN Dikebut, Anggota DPR Ingatkan Mitigasi Konflik Penting Dipetakan
PDIP akan Perjuangkan Desa Jadi Pusat Kebudayaan Seperti Mimpi Megawati

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini