PBNU Maklumi Saudi Batasi Jemaah Haji 2020 di Tengah Pandemi

Selasa, 23 Juni 2020 14:15 Reporter : Merdeka
PBNU Maklumi Saudi Batasi Jemaah Haji 2020 di Tengah Pandemi 359 calon jemaah haji kloter pertama. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas, memaklumi keputusan Pemerintah Saudi terkait pembatasan jemaah dalam penyelenggaraan ibadah Haji tahun ini, 1441 H atau 2020 dalam kalender masehi. Alasannya, adalah soal kesehatan demi mencegah penularan Covid-19.

"Karena kita tahu bahwa menjaga kesehatan dan keselamatan manusia adalah bagian dari ajaran Islam. Sedangkan bulan Haji 1441 H masih dalam keadaan pandemi Covid-19, saya kira calon jemaah haji Indonesia juga bisa memahami," kata Robikin saat menjawab wartawan, Selasa (23/6).

Karenanya, Robikin meluruskan tertundanya keberangkatan calon jemaah haji Indonesia, murni bukan karena tidak adanya kesiapan pemerintah dalam memberangkatkan.

"Saya berharap calon jemaah haji tidak berkecil hati dengan keputusan Pemerintah Saudi," pinta dia.

Menurut Robikin, kepada calon jemaah haji yang tertunda, masih ada peribadatan yang fadilah atau keutamaannya setara dengan menunaikan ibadah haji. Dia menyarankan, mereka dapat melakukan alternatif terkait agar tetap dapat mendapatkan pahala seperti menunaikan haji.

"Peribadatan fadilah seperti menjamin kelangsungan hidup dan memberi makan yatim-piatu, istiqomah hadir dalam majelis ilmu, berbakti kepada kedua orang tua, berdzikir sepanjang waktu dengan bacaan baqiatus shalihat (bacaan: subhaanallah wal hamdulillah wa la ilaha illallahu allahu akbar wa la haula wa wuwata illa billahil 'aliyil 'adzim) dan masih banyak lagi lainnya," tuturnya.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini