PBNU Harap Revisi UU Pesantren Tidak Ganggu Independensi

Kamis, 10 Januari 2019 16:40 Reporter : Intan Umbari Prihatin
PBNU Harap Revisi UU Pesantren Tidak Ganggu Independensi Ketua PBNU Said Aqil Siraj. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan masih menuai pro dan kontra. Pihak PBNU pun berharap dengan hadirnya RUU tersebut independensi pesantren tidak akan terganggu.

"Jangan sampai independensi pesantren terganggu. Selama ini pesantren independen, itu ciri khas pesantren itu. Kayak sekolah mainstream pasti mereka taat pada negara," kata Ketum PBNU Said Aqil Siradj di Kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Kamis (10/1).

Said juga berharap di era nanti jika RUU Pesantren sudah resmi bisa memberikan rasa positif. Jangan sampai kata Said, di era berbeda Pesantren akan terganggu.

"Kalau nanti kapan-kapan rezimnya beda kemudian tidak senang pesantren, intervensi terlalu jauh berdasarkan UU. Jadi jangan sampai," kata Said.

Dia tidak mau revisi UU tersebut ditolak kembali seperti eranya Kiai Bisri Syansuri saat memimpin fraksi PPP. Karena itu, kata dia perlu berhati-hati.

Sebab kata dia, revisi Pesantren ini banyak masalah, mulai dari anggaran Pesantren. Seharusnya kata dia harus merata, karena ada 27 ribu pesantren lebih yang harus diberikan.

"Syukur kalau semuanya positif untuk membesarkan atau menghidupi pesantren," kata Said. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini