PBNU Bakal Beri Santunan Keluarga Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 22:21 Reporter : Fikri Faqih
PBNU Bakal Beri Santunan Keluarga Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Tragedi Kanjuruhan. ©YouTube/Liputan6

Merdeka.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan memberikan santunan kepada keluarga korban kerusuhan pertandingan sepakbola antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim, Sabtu (1/10).

Ketua PBNU, Ahmad Fahrur Rozi mengatakan, bantuan santunan tersebut merupakan partisipasi dari pengusaha sekaligus salah satu Ketua PBNU Jusuf Hamka (Babah Alun). Bantuan awal secara simbolis akan diserahkan oleh Ketua Umum PBNU pada 5 Oktober di Malang.

"PBNU akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal senilai Rp5 juta per orang yang akan disalurkan melalui pengurus PCNU kota dan kabupaten Malang," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/10).

Menurutnya, tragedi Kanjuruhan sangat menyedihkan. Ia mendorong agar dilakukan evaluasi menyeluruh siapa yang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.

2 dari 3 halaman

Dia sepakat dengan dihentikannya pertandingan Liga 1 agar dapat difokuskan investigasi dan pemeriksaan untuk mengetahui apa penyebab dan kronologi sebenarnya.

"Pihak yang bersalah harus ditindak dan dihukum," terangnya.

Di sisi lain, Pengasuh Pesantren An-Nur 1 Bululawang, Malang, Jawa Timur itu, mengajak semua pihak untuk muhasabah mengapa pertandingan sepakbola yang seharusnya menyenangkan justru menjadi mengerikan

Ia mengatakan, masyarakat pencinta sepak bola juga perlu berfikir lebih rasional.

"Fanatisme berlebihan dari masyarakat terhadap klub sepak bola harus dihentikan. Apakah masih perlu sampai mengorbankan nyawa?" ungkapnya.

3 dari 3 halaman

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka mendalam atas tragedi pilu yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang dan mendorong semua pihak yang terlibat menginvestigasi kasus tersebut secara objektif.

"Kami menyesalkan peristiwa tragis tersebut, lebih-lebih menyangkut nyawa manusia yang besar jumlahnya, padahal satu jiwa saja sangat berharga yang harus dijaga," tutup Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. [fik]

Baca juga:
Polri Catat 323 Orang Luka-Luka dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan
Anies: Duka Tak Terperi atas Tragedi di Stadion Kanjuruhan
Menpora Jamin Investigasi Tragedi Stadion Kanjuruhan Dilakukan secara Terbuka
PKS: Pemerintah Harus Ambil Tanggung Jawab Penuh Investigasi Tragedi Kanjuruhan
Kapolri: 125 Orang Meninggal Dunia dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan
Kapolri: Kami Serius dan Mengusut Tuntas Tragedi Stadion Kanjuruhan
Pemprov Jatim Beri Santunan Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini