PB Djarum Hanya Hentikan Audisi Umum, Pembinaan Atlet Tetap Jalan

Selasa, 10 September 2019 08:37 Reporter : Danny Adriadhi Utama
PB Djarum Hanya Hentikan Audisi Umum, Pembinaan Atlet Tetap Jalan Peserta Seleksi Badminton PB Djarum. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengaku keputusan menyetop audisi umum bukan bentuk kekecewaan. Namun, ia menegaskan yang dimaksud dihentikan hanya audisi umum, untuk pembinaan atlet tetap berjalan.

"Kita hentikan sementara audisi umum sampai ini bentuk keputusan, bukan mutung. Irasional saja, karena kita tidak diberi ruang gerak," kata Yoppy, Senin (9/9).

Dia menyebut, meski audisi umum dihentikan, kata Yoppy, tidak serta merta mengabaikan atlet yang sudah gabung di PB Djarum. "Ada atlet 180 ya tetap kami bina. Kami perhatikan betul itu mereka," jelasnya.

Terkait kisruh antara audisi PB Djarum dan KPAI dianggap eksploitasi anak sudah dibahas sejak tahun 2018 saat audisi final di Kudus.

"Kita dipanggil KPAI ajang audisi itu memasang logo itu dianggap mengeksploitasi anak," jelasnya.

Lebih lanjut, dengan keberadaan logo Djarum Badminton Club pada kaos justru peserta bangga akan apa yang dipakainya.

"Kita diskusikan dengan KPAI kaos logo Djarum bukan produk rokok, itu nama Club kita, dan para atlet merasa suka. Djarum Foundation itu nama yayasan bidang sosial. Djarum club membidangi bulutangkis," jelasnya.

Disamping peserta bangga mengenakan kaos Club, tapi KPAI tidak memperbolehkan. "Ketika tidak boleh memakai itu, tidak berikan kaos ke peserta audisi," ungkapnya.

Lantaran KPAI beralasan berpijak pada undang-undang, akhirnya pihaknya meminta izin audisi umum tetap digelar di tahun ini. "Kita minta izin audisi digelar tahun 2019. Tahun 2020 pamit, itu intinya. Sudah kita umumkan, pada kaget semua," tutup Yoppy.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Adakah Unsur Eksploitasi Anak dalam Audisi Bulutangkis PB Djarum? Klik disini [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini