Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hedonisme, Tidak Pantas Jadi Pemimpin

Kamis, 29 September 2022 18:00 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hedonisme, Tidak Pantas Jadi Pemimpin Lukas enembe. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw meminta Lukas Enembe mundur dari jabatannya karena tersangkut kasus dugaan suap dan ditetapkan tersangka oleh KPK. Menurutnya, Enembe juga tidak pantas memimpin Papua karena kehidupannya yang berfoya-foya.

"Apalagi hedonisme yang ditunjukkan dengan cara menghabis-habiskan uang rakyat. Menurut saya tidak pantas menjadi pemimpin itu. Lebih baik dia mundur saja dari pada nanti dia ditangkap KPK," kata Paulus di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (29/9).

Mantan Kapolda Barat ini menilai, Lukas Enembe tidak bertanggung jawab terhadap rakyatnya. Dia berujar, perilaku Lukas Enembe memalukan.

2 dari 2 halaman

"Dalam hati saya menangis melihat masyarakat yang ditinggal pemimpinnya tanpa bertanggung jawab. Sedih hati kita ini. Dan bikin malu menurut saya," ujarnya.

Secara pribadi, Paulus meminta Lukas Enembe untuk mundur. Menurutnya, Lukas Enembe tidak mampu mengurus Papua.

"Saya yang meminta mundur saja. Kalau tidak mampu, mendingan mundur," ujarnya. [lia]

Baca juga:
Somasi Tak Digubris, Paulus Waterpauw Laporkan Pengacara Lukas Enembe ke Bareskrim
Lukas Enembe Telepon Dirdik KPK, Laporkan Kondisi Kesehatan untuk Jalani Pemeriksaan
Profil Willem Wandik Sosok Pengganti Lukas Enembe Jadi Ketua DPD Papua
KPK Ultimatum Lukas Enembe Sebelum Dijemput Paksa, Minta Kooperatif Penuhi Panggilan
Moeldoko soal Lukas Enembe Dilindungi Massa Pendukung: Apa Perlu TNI Dikerahkan?
AHY dan Demokrat Pasang Badan, Beri Bantuan Hukum Lukas Enembe

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini